Diduga Menceburkan Diri, Pemuda Asal Jombang Hilang Tenggelam di Perairan Gilimanuk

0
19
Tim SAR gabungan melalukan pencarian seorang pemuda asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan hilang tenggelam usai diduga menceburkan diri dari atas Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Cemerlang 55 di perairan Selat Bali, Minggu 27 September 2026 malam. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Seorang pemuda asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan hilang tenggelam usai diduga menceburkan diri dari atas Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Cemerlang 55 di perairan Selat Bali, Minggu 27 September 2026 malam.

Komandan Pos TNI AL (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Aditya N., membenarkan insiden yang menimpa penumpang bernama Rizki Firmansyah (23) tersebut. Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

“Benar, ada laporan penumpang hilang di perairan Selat Bali. Korban atas nama Rizki Firmansyah, warga Dusun Genuk Watu, Kecamatan Ngoro, Jombang. Saat ini tim gabungan bersiap melakukan pencarian di laut,” ujar Lettu Laut (P) Aditya N.

Peristiwa bermula saat KMP Cemerlang 55 berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk sekitar pukul 17.30 WIB. Menjelang waktu sandar, kapal sempat mengapung di sekitar area Buoy Merah Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 17.50 WIB.

Di saat bersamaan, saksi dari kapal lain, KMP Gilimanuk, melihat adanya sesosok orang yang melompat ke laut tak jauh dari posisi KMP Cemerlang 55. Pihak KMP Cemerlang 55 yang mendapat informasi langsung mengontak KMP Gilimanuk untuk memantau keberadaan korban. Namun, sekitar pukul 18.05 WIB, tubuh korban hilang dari pandangan dan dilaporkan via radio ke Pelabuhan Gilimanuk.

Di dalam kapal, keluarga korban sempat menyadari keberadaan Rizki yang tak kunjung kembali setelah pamit pergi ke toilet. Setelah menyisir seluruh ruangan kapal hingga area buritan tanpa hasil, pihak keluarga melapor kepada Nakhoda.

Begitu KMP Cemerlang 55 sandar di Dermaga 3 Pelabuhan ASDP Gilimanuk pukul 18.15 WIB, pihak berwenang langsung mengecek manifes dan memeriksa pengemudi mobil travel Avanza hitam (Plat N 1798 BX) yang ditumpangi korban.

Berdasarkan keterangan awal dari kerabat korban kepada petugas, korban disinyalir tengah menghadapi masalah pribadi.

“Dari keterangan pihak keluarga, ada dugaan masalah keluarga antara korban dengan istrinya. Namun, motif pastinya masih kami dalami bersama pihak kepolisian,” tambah Danposal Gilimanuk.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian gabungan yang melibatkan Pos TNI AL Gilimanuk, Basarnas, dan instansi terkait terus dilanjutkan dengan menyisir titik koordinat terakhir korban terlihat. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here