Ketiduran! Kompor Donat Hanguskan Rumah Pedagang di Yehembang

0
18
Petugas damkar berjibaku memadamkan kebakaran rumah milik Made Gunawan (52), warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo Jembrana pada Jumat 25 September 2026 dini hari. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Niat hati menyelesaikan olahan dagangan sebelum beristirahat justru berbuah petaka bagi Made Gunawan (52). Pedagang asal Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo ini harus merelakan rumahnya ludes dilalap si jago merah setelah ketiduran saat tengah menggoreng donat, Jumat 25 September 2026 dini hari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Di tengah kantuk yang melanda, Gunawan yang sedang menyiapkan donat untuk dijual tak sengaja tertidur di kursi tepat di samping kompor gas. Tanpa disadari, api kompor terus menyala hingga akhirnya membesar dan menyambar bangunan.

Gunawan mendadak terbangun ketika mendapati kobaran api telah menggelembung mengelilingi area dapur. Dalam kondisi panik, ia berhamburan keluar sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Masyarakat setempat sempat bergotong-royong menjinakkan api secara swadaya sebelum Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana tiba di lokasi. Tiga unit armada Damkar yang diterjunkan berhasil memadamkan api sepenuhnya dalam waktu 45 menit.

“Penyebab utama kebakaran diduga kuat berasal dari api kompor gas yang ditinggal tertidur saat menggoreng donat,” ujar Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, saat dikonfirmasi.

Meski tidak memakan korban jiwa, api melahap habis bangunan semipermanen berukuran 6×4 meter beserta tiga kamar tidur di dalamnya. Sejumlah barang berharga seperti dua unit TV LED, tiga kasur, dua lemari pakaian, dua kipas angin, hingga uang tunai Rp900 ribu hangus tak tersisa. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Musibah yang menimpa Gunawan rupanya menjadi pembuka dari serangkaian insiden kebakaran yang melanda wilayah Jembrana sepanjang Jumat sejak dini hari hingga siang. Diantaranya, pada pukul 06.37 WITA (Lahan Sampah Candikusuma): Kebakaran melanda lahan pembuangan sampah seluas dua are di dekat Pura Dang Kahyangan Indra Kusuma, Desa Candikusuma. Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah kegiatan kerja bakti warga yang belum padam sempurna.

Pukul 10.58 WITA (Pohon Kelapa Pekutatan): Percikan api dari pembakaran sofa bekas di Banjar Dangin Pangkung berterbangan hingga menyulut pelepah pohon kelapa gading dan menimbulkan kobaran api di ketinggian.

Pada siang harinya, (Kawasan GOR Yowana Mandala): Tumpukan sampah organik dan nonorganik di kawasan SMK 3 Negara, Kelurahan Tegal Cangkring, mendadak terbakar hebat.

Menanggapi maraknya insiden tersebut, Kade Bagus Darmawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami ingatkan kembali agar warga tidak sekali-kali meninggalkan kompor atau perapian dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, serta lebih berhati-hati saat memicu api di area terbuka,” tegasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here