
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Aksi nekat pengemudi bus yang diduga kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan lain memicu kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa 22 September 2026 pagi. Sebuah mobil pikap terpaksa membanting setir hingga menghantam pohon perindang jalan demi menghindari tabrakan adu banteng.
Kecelakaan yang terjadi sekira pukul 06.40 WITA di sebelah timur Batalyon TP-928/BSY, Lingkungan Penginuman tersebut melibatkan bus Surya Bali bernomor polisi DK 7516 AH yang dikemudikan Hadi Rozikin (38) asal Pati, dan mobil Daihatsu Pikap bernomor polisi DK 8691 WE dikemudikan Rusli Alfajri (38) asal Melaya, Jembrana.
Kanit Lantas Polsek Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, insiden bermula saat bus Surya Bali melaju dari arah Pelabuhan Gilimanuk menuju Denpasar.
Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan lurus beraspal baik dengan marka terputus-putus, sopir bus mendahului kendaraan di depannya. Namun, sopir bus diduga terlalu mengambil haluan ke kanan tanpa memperhitungkan ruang gerak yang aman.
Pada saat bersamaan, melaju mobil pikap yang dikemudikan Rusli Alfajri dari arah berlawanan (Denpasar menuju Gilimanuk). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, bagian depan kanan bus sempat menyenggol ban depan kanan pikap. Demi menghindari benturan frontal yang lebih fatal, pengemudi pikap berupaya menghindar ke sisi kiri hingga akhirnya menabrak pohon perindang di pinggir jalan.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi pikap mengalami luka lecet di siku kanan serta mengeluhkan sakit di bagian kepala belakang sebelah kanan akibat benturan. Kendati demikian, korban berada dalam kondisi sadar saat dievaluasi. Sementara itu, pengemudi bus dipastikan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Kecelakaan ini mengakibatkan mobil pikap mengalami kerusakan parah, di antaranya penyok pada bagian depan kanan dan kiri, pintu kanan depan persek, lampu depan kanan pecah, serta ban depan kanan pecah. Sementara bus Surya Bali mengalami lecet pada bodi kanan depan.
“Total kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp25 juta,” jelasnya. Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini dalam penanganan unit lantas Polsek Gilimanuk untuk proses penyelidikan lebih lanjut. CAK/IJN

