
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebuah pabrik pengolahan beras milik Wayan Swastika (54) di Banjar Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, ludes dilalap si jago merah pada Selasa 1 September 2026 petang. Insiden ini diduga dipicu oleh kebocoran pada mesin blower gabah saat proses produksi berlangsung.
Kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WITA ketika UD. Abdi Tunggal sedang beroperasi mengolah padi. Sekitar pukul 18.50 WITA, seorang karyawan yang hendak memeriksa hasil produksi terkejut melihat kepulan asap tebal dan kobaran api yang sudah membesar dari arah mesin blower.
“Karyawan panik dan langsung melapor ke pemilik usaha. Pemilik sempat meminta para pekerja memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar hingga akhirnya mereka menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Pramana, Rabu 2 September 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 2 Damkar Jembrana langsung mengerahkan dua unit armada ke lokasi kejadian. Petugas membutuhkan waktu sekitar 60 menit dan menghabiskan 8.500 liter air untuk menjinakkan kobaran api.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pemilik pabrik diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp150 juta akibat kerusakan pada mesin dan area produksi. CAK/IJN

