Naik 50 Ton, Dermaga MB II Gilimanuk Bersiap Layani Truk Besar

0
9
Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana. Sumber foto: Ist /IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Pelabuhan Gilimanuk resmi meningkatkan kapasitas daya muat Dermaga II (Movable Bridge/MB II) dari 20 ton melonjak hingga 50 ton. Peningkatan kapasitas secara signifikan ini difokuskan untuk mengurai kemacetan antarpulau serta memungkinkan aktivitas bongkar muat truk-truk besar yang sebelumnya hanya bertumpu pada dermaga Landing Craft Machine (LCM).

Sehubungan dengan pengerjaan proyek strategis tersebut, operasional Dermaga MB II ditutup sementara mulai Jumat 21 Agustus 2026. Penutupan dilakukan demi menjamin keselamatan pekerja dan pengguna jasa selama proses pembongkaran struktur eksisting hingga konstruksi baru berlangsung.

“Peningkatan kapasitas dermaga dari semula 20 ton jadi 50 ton agar bisa muat-bongkar truk-truk besar yang awalnya hanya masuk dermaga LCM,” ungkap Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Bintang Felfian, Jumat 21 Agustus 2026.

Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan selama pengerjaan fisik berlangsung, ASDP telah menyiapkan skema rekayasa operasional khusus di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Distribusi bongkar muat armada dialihkan secara maksimal ke dermaga MB lain yang beroperasi normal.

Proyek peremajaan dermaga ini ditargetkan rampung sebelum periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bergulir. Langkah percepatan ini diharapkan mampu menjamin kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat antara Pulau Jawa dan Bali pada puncak libur akhir tahun. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here