Jembrana Dikepung Kebakaran Lahan Tiga Hari Berturut-turut

0
73
Petugas Damkar memadamkan kobaran api yang melalap lahan seluas kurang lebih lima hektare di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana pada Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 20.22 WITA. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Rentetan peristiwa kebakaran lahan melanda wilayah Kabupaten Jembrana selama tiga hari berturut-turut sejak Selasa 18 Agustus hingga Kamis 20 Agustus 2026. Kondisi vegetasi yang mengering akibat cuaca panas membuat kobaran api dengan cepat meluas di tiga kecamatan berbeda.

Rangkaian insiden bermula pada Selasa 18 Agustus 2026 malam sekitar pukul 21.45 WITA di Banjar Nusasari Kelod, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya. Kebun milik warga bernama I Ketut Sergig hangus terbakar. Kapolsek Melaya, Kompol Putu Suarmadi, menduga api dipicu oleh puntung rokok menyala yang dibuang sembarangan ke tumpukan daun kering. Tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan sebelum api berhasil dijinakkan pada pukul 22.40 WITA.

Keesokan harinya, Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 20.22 WITA, kebakaran skala besar melanda Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan. Api melalap lahan seluas kurang lebih lima hektare. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hingga 3,5 jam dengan mengerahkan empat armada dan menghabiskan sekitar 16.500 liter air untuk memastikan titik api padam sepenuhnya.

Rentetan peristiwa belum berhenti. Pada Kamis 20 Agustus 2026 pukul 10.30 WITA, kebakaran kembali terjadi di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkar Agung, Kecamatan Jembrana.

Saksi mata, I Kadek Indra Gunawan, mendengar rentetan suara letupan sebelum mendapati rumpun bambu dan lahan seluas lima are di dekat kandang ayam tempatnya bekerja telah diselimuti kobaran api. Regu pemadam kembali mengerahkan empat armada untuk menyekat jalur api agar tidak merambat ke bangunan sekitar.

Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jembrana, Kade Bagus Darmawan, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam rangkaian peristiwa tersebut. Kendati demikian, masyarakat diminta ekstra waspada dan menghentikan kebiasaan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan di tengah kondisi lingkungan yang rentan terbakar. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here