
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kecerobohan saat berburu tawon berujung petaka di Jembrana. Akibat kelalaian warga yang menggunakan api secara sembarangan, lahan limbah selip beras milik UD Puspa hangus terbakar pada Kamis 16 Juli 2026 pagi.
Peristiwa kebakaran ini terjadi di Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Kobaran api yang bersumber dari aktivitas perburuan tawon pada malam sebelumnya tersebut, dilaporkan sempat membuat warga sekitar panik karena khawatir api akan meluas ke perkebunan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Pramana, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, kebakaran dipicu oleh sisa api dari aktivitas warga yang berburu tawon menggunakan daun kelapa kering yang dibakar pada Rabu malam (15/7/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.
“Saksi melihat ada beberapa warga mencari tawon dengan daun kelapa dibakar semalam. Keesokan paginya, sekitar pukul 08.02 WITA, saksi melihat asap tebal sudah membakar limbah selip padi di sekitar lokasi tersebut,” ujar Eko Susila dalam keterangannya, Kamis 16 Juli 2026.
Khawatir kobaran api merembet ke area perkebunan warga yang lain, saksi bernama I Made Juniada langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana.
Mendapat laporan dari warga, Regu I Damkar Jembrana yang tengah bersiaga langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hanya membutuhkan waktu 5 menit perjalanan, armada pemadam langsung melakukan lokalisir dan pemadaman di area yang terbakar.
Untuk menjinakkan si jago merah yang membakar lahan limbah selip beras seluas kurang lebih 3 are tersebut, petugas mengerahkan 4 Unit Armada Pemadam Kebakaran. “Total pasokan air mencapai 13.500 Liter,” ujarnya.
Beruntung, berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan secara total dalam kurun waktu satu jam. Pihak damkar memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan dalam insiden ini. Kendati demikian, Kasat Pol PP mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas membakar secara sembarangan, terutama di dekat bahan yang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. CAK/IJN

