​Modus Begal Pocong di Jembrana Dipastikan Hoaks!

0
76
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Belakangan ini, masyarakat diresahkan oleh beredarnya pesan berantai di media sosial dan aplikasi percakapan mengenai isu “teror pocong” yang disebut-sebut sebagai modus baru aksi pembegalan. Informasi tersebut bahkan diklaim telah memakan korban di salah satu desa di Kabupaten Jembrana.

​Menanggapi keresahan yang menjalar di tengah warga, Polres Jembrana bergerak cepat. Polisi memastikan bahwa kabar burung tersebut adalah 100% hoaks atau berita bohong. Saat ini, aparat kepolisian tengah memburu oknum penyebar pesan yang sengaja memicu kepanikan tersebut.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesan yang beredar luas tersebut berisi peringatan agar warga waspada terhadap teror pocong jadi-jadian di atas pukul 00.00 WITA. Pesan itu bahkan menjabarkan “tanda-tanda” kehadiran pelaku secara detail untuk meyakinkan pembaca, seperti, terdengarnya suara sepeda motor dalam jarak 2-3 meter dari rumah, ​ketukan pintu misterius sesaat setelah suara motor berhenti serta ​klaim bahwa pelaku membawa senjata tajam (pisau dsb) dan akan mengelilingi rumah jika pintu tidak dibukakan.

​Merespons isu liar ini, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, dengan tegas meminta masyarakat Jembrana untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

​”Isu itu tidak ada, tidak benar. Jangan resah dan takut. Jika ada sesuatu yang mengganggu kamtibmas, segera laporkan ke layanan 110 kami,” tegas AKBP Citra.

​Ia menjelaskan bahwa narasi teror tersebut sebenarnya mengutip kejadian lama di wilayah hukum lain, yang kemudian dipelintir dan disebarkan ulang oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menakut-nakuti warga Jembrana. Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan menyaring setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya.

​Pihak Polres Jembrana memastikan tidak akan tinggal diam terhadap pihak yang sengaja menciptakan kegaduhan. Saat ini, tim cyber kepolisian sedang melakukan pendalaman intensif untuk melacak dalang di balik penyebaran hoaks tersebut. Polisi juga menjamin bahwa situasi keamanan di Jembrana tetap kondusif, aman, dan terkendali. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here