
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Ruas jalan utama Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban materiil akibat kurangnya kewaspadaan dalam berkendara. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dan mobil pribadi terjadi di Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada Selasa 21 April 2026 siang.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan insiden yang terjadi sekitar pukul 12.45 WITA tersebut. Kecelakaan bermula ketika kendaraan Toyota Avanza bernomor polisi DK-1886-IW yang dikemudikan Dewa Made Prana Dita (27) asal Yehembang, Mendoyo melaju beriringan dengan Mitsubishi Truck bernomor polisi P-8308-UR yang dikendarai Moh Umar (49) warga Banyuwangi.
”Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga kurang berhati-hati saat kendaraan Avanza di depannya hendak berbelok ke arah kanan. Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan dari belakang pun tidak terhindarkan,” ujar Kompol Wayan Sartika, dikonfirmasi Rabu 22 April 2026.
Meski benturan cukup keras hingga menyebabkan kaca belakang Avanza pecah dan bagian depan truk penyok, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Pengemudi truk, Moh Umar dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka. Sedangkan pengemudi avanza Dewa Made Prana Dita juga dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka.
Kerugian materiil akibat kerusakan kedua kendaraan ditaksir mencapai lebih dari Rp2 juta. Pasca-kejadian, personel Polsek Mendoyo segera turun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Kasus ini kini telah dikoordinasikan dan dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas (Unit Zebra) Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan konsentrasi, terutama saat melintasi jalur padat Denpasar-Gilimanuk guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. CAK/IJN

