Alami Patah Tulang, Pengendara Motor Jadi Korban Tabrak Lari Bus di Mendoyo

0
51
Petugas melakukan penyelidikan dan olah TKP kecelakaan tabrak lari yang melibatkan sepeda motor dan bus misterius di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Rabu pagi 1 Juli 2026. Sumber Foto : Istimewa/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Insiden tabrak lari yang melibatkan kendaraan misterius kembali terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk. Pengendara sepeda motor mengalami luka-luka hingga patah tulang setelah dihantam bus tak dikenal yang langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Peristiwa nahas ini terjadi tepatnya di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Rabu pagi 1 Juli 2026.

Dari informasi, insiden ini terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. ​Kecelakaan bermula ketika pengendara motor Honda Astrea Prima bernomor polisi DK-3318-WH, I Gede Putra Adi Guna (25), tengah melaju dari arah barat menuju ke timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kondisi cuaca pada pagi hari itu sangat cerah dan arus lalu lintas dalam keadaan sedang. Namun, setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan lurus beraspal baik, sebuah bus yang belum diketahui identitasnya datang dari arah berlawanan dan diduga mengalami benturan (crash) dengan motor korban.

​Kerasnya benturan tersebut membuat pemuda asal Banjar Dinas Bukit Tumpeng, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan ini terpelanting dan jatuh ke sisi kanan jalan. Alih-alih berhenti untuk memberikan pertolongan, pengemudi bus misterius tersebut justru memacu kendaraannya dan kabur meninggalkan korban yang terkapar di jalanan.

​Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang diduga merupakan aksi tabrak lari di wilayah hukumnya tersebut.

​”Korban dalam keadaan sadar saat dievakuasi petugas dan warga, namun ia mengalami luka patah tulang cukup serius pada bagian lengan kanan,” ujar Kompol Sartika saat memberikan konfirmasi, Rabu 1 Juli 2026.

​Beruntung tidak ada korban jiwa (nihil meninggal dunia) dalam peristiwa ini. Korban yang bekerja swasta tersebut langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif atas luka berat yang dideritanya. Sementara itu, kendaraan antik milik korban hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian rem kaki kanan dan kaca spion yang bengkok, dengan taksiran kerugian materiil berkisar Rp200.000.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Mendoyo masih melakukan penyelidikan mendalam guna melacak keberadaan bus misterius tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan informasi dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pengemudi yang tidak bertanggung jawab tersebut. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here