
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sepenjang jalur Denpasar-Gilimanuk kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), tampak sedikit lebih bersih dari sebelumnya. Pasalnya, aksi gotong royong lintas elemen yang menyisir jalur Hutan Cekik sepanjang kurang lebih dua kilometer berhasil mengumpulkan dan mengangkut lebih dari setengah ton sampah plastik serta limbah residu, Jumat 6 November 2026 pagi.
Aksi pembersihan massal ini dimulai dari area Pura Segara Rupek hingga tapal batas Kelurahan Gilimanuk dan Desa Melaya. Kegiatan ini dipimpin langsung Lurah Gilimanuk, IB Tony Wirahadikusuma, sebagai wujud nyata sinergitas antara instansi pemerintah, kepolisian, BUMN, dan kelompok masyarakat lokal.
Lurah Gilimanuk, IB Tony Wirahadikusuma, mengungkapkan rasa prihatinnya atas maraknya aksi pembuangan sampah liar di sepanjang jalur kawasan hutan terlindungi tersebut. Menurutnya, kawasan Hutan Cekik kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, bahkan yang berasal dari luar wilayah Gilimanuk.
“Kami sering mendapati oknum yang sengaja membuang limbah rumah tangga, sisa makanan, popok sekali pakai, hingga sampah material bangunan. Bahkan ada oknum sopir mobil pick-up yang tertangkap tangan dan langsung diproses oleh Satgas Sampah Kelurahan Gilimanuk,” tegas Tony.
Apel Bersama Dipimpin Kapolsek Gilimanuk
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk AKP Gusti Kade Alit Murdiasa. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tindak lanjut program sinergitas Polri bersama masyarakat.
Dalam aksi sosial ini, puluhan personel dikerahkan secara bergotong royong, yang terdiri dari unsur Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Batalyon C Pelopor Brimob, Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Gilimanuk, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Maju Mapan Gilimanuk serta Petugas Kebersihan Kelurahan.
Bersih-bersih Sampah Hutan Cekik: Setengah Ton Sampah Diangkut ke TPA
Sampah anorganik dan residu seberat setengah ton yang berhasil dipilah dari pinggir jalan hutan tersebut langsung dipindahkan menggunakan armada truk sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui aksi ini, pihak Kelurahan Gilimanuk mengimbau seluruh pengguna jalan dan masyarakat luas untuk tidak lagi mengotori kawasan hutan lindung dan terus mendukung pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. CAK/IJN

