
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kantor Bersama Samsat Jembrana nyaris ludes terbakar setelah kilometer listrik di area tersebut mengalami kebakaran akibat korsleting pada Kamis, 5 November 2026. Berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana yang bergerak cepat ke lokasi, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan utama.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.48 WITA ini pertama kali diketahui oleh I Putu Agus Bayu Pratama, seorang petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas di lokasi. Saat hendak kembali ke pos, ia melihat percikan api dan kepulan asap yang bersumber dari kilometer listrik di sebelah timur kantor induk.
Saksi mata tersebut langsung melaporkan kejadian itu kepada pegawai Samsat setempat sekaligus meneruskan informasi darurat ke Markas Komando (Mako) Damkar Jembrana.
Tiga Armada Damkar Dikerahkan
Merespons laporan tersebut, Regu III Damkar Jembrana yang didampingi langsung oleh Kasi Damkar Kade Bagus Darmawan, Kabid Damkar, dan Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana langsung meluncur ke lokasi kejadian di Jalan Udayana No. 888, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Sebanyak tiga unit armada dikerahkan, terdiri atas satu armada Hino Tembak, satu armada tangki silver, dan satu armada tangki merah.
Sebelum tim pemadam tiba dengan armada lengkap, penanganan awal sempat dilakukan menggunakan beberapa tabung alat pemadam api ringan (APAR) dengan berbagai kapasitas, yakni satu tabung 12 kg, tiga tabung 9 kg, satu tabung 6 kg, serta satu tabung 3 kg.
Kebakaran Samsat Jembrana: Api Padam dalam Lima Menit
“Setibanya di lokasi, Regu Damkar hanya membutuhkan waktu penanganan selama lima menit untuk melumpuhkan api sepenuhnya,” jelas Kasi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara total kerugian material akibat kejadian tersebut hingga saat ini masih belum dapat ditaksir. Dugaan sementara, percikan api yang memicu nyala api berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada instalasi kilometer tersebut. CAK/IJN

