Ancam Warga, Sarang Tawon Balai Banjar Desa Pangyangan Dievakuasi Damkar

0
21
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana mengevakuasi sarang tawon berukuran besar dari atap Balai Banjar Adat Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Selasa 6 Oktober 2026 siang. Sumber foto:Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana mengevakuasi sarang tawon berukuran besar dari atap Balai Banjar Adat Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Selasa 6 Oktober 2026 siang.

​Penanganan cepat ini dilakukan setelah pihak Damkar menerima laporan langsung dari Kelian Banjar Dinas Swastika, I Dewa Made Janardana, yang khawatir akan keselamatan warga sekitar.

​Kasi Damkar dan Penyelamatan Jembrana, Kade Bagus Darmawan, menjelaskan bahwa laporan masuk ke pos siaga Mako Damkar sekitar pukul 10.45 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu III Damkar langsung diterjunkan ke lokasi dengan perlengkapan khusus.

​Guna mengantisipasi bahaya sengatan tawon yang agresif, para petugas di lapangan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama proses evakuasi berlangsung.

​”Mengingat posisinya di atap Balai Banjar dan ukurannya yang cukup besar, penanganan harus ekstra hati-hati. Petugas kami menggunakan APD lengkap untuk menjamin keamanan,” ujar Kade Bagus Darmawan.

​Proses evakuasi yang dimulai pukul 11.30 WITA tersebut berjalan lancar. Berkat kesiapsiagaan dan keahlian petugas, sarang tawon yang berpotensi membahayakan warga tersebut berhasil diamankan dalam waktu singkat, yakni sekitar 20 menit.

“Mohon kepada warga untuk segera melapor ke Damkar Jembrana, jika menemukan ancaman hewan liar dan membahayakan seperti ular, monyet dan lainya. Jangan melakukan penangan sendiri karena ini memerlukan keahlian khusus,” pungkasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here