
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi dan menindak ulah oknum sopir nakal yang kerap membuang sampah sembarangan di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB).
Langkah ini diambil menyusul maraknya tumpukan sampah liar di sepanjang jalur utama, mulai dari depan Monumen Lintas Laut hingga kawasan Gelung Kori, yang terus berulang meski pembersihan rutin telah dilakukan bersama pihak TNBB.
Tony mengungkapkan kekecewaannya lantaran berbagai upaya pencegahan kerap diabaikan oleh para pengemudi yang melintas. Belasan papan larangan yang telah dipasang bahkan sengaja dirusak agar kendaraan bisa menepi untuk membuang muatan kotoran.
”Sudah kami pasang lebih dari 10 papan peringatan, tetapi oleh oknum sopir sengaja dipinggirkan, bahkan ada yang sengaja ditabrak agar mereka bisa parkir di lokasi tersebut,” ungkap Tony di sela aksi kerja bakti, Jumat 28 Agustus 2026.
Ia membeberkan bahwa kawasan hijau konservasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan limbah seperti jerami hingga sisa buah-buahan busuk. Praktik tersebut dinilai tidak hanya merusak estetika pintu masuk Bali, namun juga mengancam kelestarian ekosistem hutan lindung TNBB.
Guna memberi efek jera dan mempersempit ruang gerak para pelanggar, Tim Satgas Sampah Kelurahan Gilimanuk bersama Batalyon TP kini kian menggencarkan patroli berkala di sejumlah titik rawan.
Tony menegaskan, pembersihan rutin tidak akan membuahkan hasil maksimal tanpa adanya kesadaran pengguna jalan serta keberanian warga sekitar untuk ikut memantau dan melaporkan oknum sopir yang tidak bertanggung jawab. CAK/IJN

