Gerakan Ekonomi Desa, Mall TC Jadi Favorit Warga Jembrana saat Galungan dan Kuningan

0
43
Suasana Pasar Adat Desa Pergung (Mall TC) di Lapangan Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa 16 Juni 2026. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Hingga saat ini, keberadaan Pasar Adat Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini masih menjadi favorit kunjungan warga saat perayaaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Bahkan, pasar musiman yang dikelola desa adat ini, mampu menggerakkan perekonomian warga setempat, dengan estimasi perputaran uang yang beredar hingga ratusan juta rupiah.

“Kalau perputaran uang kegiatan Pasar Adat Pergung ini, berkisar hampir mencapai Rp300 juta rupiah,” ungkap Ketua panitia Pasar Adat Pergung, I Gusti Ngurah Budana, ditemui Selasa 16 Juni 2026.

Ngurah Budana menyebut, keberadaan pasar adat yang sering disebut warga Mall TC (Tegalcangkring) ini sangat berdampak terhadap ekonomi warga setempat. Bahkan tidak hanya warga Desa Pergung, beberapa desa pendamping juga turut merasakan dampak ekonominya.

“Contohnya, warga yang ada di seputaran Mall TC ini, bagi yang memiliki halaman rumah lebih luas, mereka bisa menampung parkir. Baik itu roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.

Selain peluang parkir kendaraan, warga juga bisa menyediakan jasa sewa mandi, cuci dan kakus (MCK) bagi para pengunjung terutama pedagang selama berjualan di lokasi tersebut, termasuk peluang menyewakan tenda lapak dan sarana tempat berjualan seperti bale, meja maupun sarana lainnya.

“Para pedagang biasanya datang hanya membawa barang dagangan, jadi mereka menyewa tenda, meja maupun bale dari masyarakat sekitar. Bahkan untuk tenda lapak itu, kita datangkan dari luar desa, salah satunya Desa Perancak,” ucapnya.

Selain pedagang dari luar Jembrana, kata Ngurah Budana, tradisi pasar rakyat yang sudah ada turun temurun sejak tahun 1970 an ini melibatkan berbagai UMKM lokal. Tercatat ada sekitar 360 lapak yang disediakan, diluar lokasi wahana permainan. Jumlah tersebut, kata dia, berkurang dari sebelumnya yang mencapai lebih dari 400 lapak.

“Kalau sebelumnya itu 400 an, karna ada pembangunan gedung koperasi KDMP, sehingga lapaknya berkurang,” jelasnya.

Namun demikian, antusias kunjungan warga ke Mall TC ini selalu ramai pada perayaan Galungan dan Kuningan. Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan di lahan seluas sekitar 1,5 hektar milik Pemkab Jembrana ini, akan dikembalikan lagi kepada masyarakat adat, berupa kegiatan sosial, seperti Upacara Ngaben massal gratis.

“Dan hasil dari kegiatan ini, adalah murni untuk kegiatan sosial, antara lain, untuk kegiatan ngaben, ngelungah dan Atma Wedana massal gratis yang dilaksanakan oleh Desa Adat Pergung,” pungkasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here