Aksi Jagal Lansia Taklukkan Sapi Jumbo Presiden di Masjid Nurul Huda Melaya

0
66
Proses pemotongan sapi bantuan Pemerintah Pusat di Masjid Nurul Huda, Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu 27 Mei 2026. Sumber foto : CAK/IJN.

​InfoJembrana.com | JEMBRANA – Prosesi penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Huda, Banjar Melaya Krajan, Jembrana, mendadak riuh dan menegangkan pada Rabu 27 Mei 2026. Pusat perhatian ratusan warga tertuju pada seekor sapi Bali jumbo seberat 680 kilogram. Sapi tersebut merupakan bantuan khusus dari Presiden Republik Indonesia yang baru pertama kali diterima oleh warga setempat.

​Ukuran sapi yang luar biasa besar ini sempat memicu rasa waswas. Menjinakkan hewan berbobot lebih dari setengah ton tersebut jelas bukan perkara mudah. Tidak tanggung-tanggung, proses perebahan hingga pengamanan sapi ini sampai harus melibatkan sedikitnya 14 orang.

​”Kalau sapi biasa cukup tiga atau empat orang. Ini tadi sampai tujuh orang yang memegang tali utama, ditambah jemaah lain yang menahan tali dari belakang. Total ada sekitar 14 orang yang terlibat,” ujar Untung, sang jagal yang mengomandoi proses tersebut.

​Menariknya, di balik ketegangan tersebut, sosok yang menjadi eksekutor utama justru seorang lansia tangguh berusia 76 tahun. Untung, yang telah menjadi jagal senior di masjid tersebut sejak 2011, mengerahkan seluruh pengalaman dan teknik terbaiknya. Berbekal pisau khusus panjang yang dirancang untuk menembus tebalnya leher sapi jumbo, ia memimpin belasan pria jemaah masjid dengan tenang.

​”Biasanya tiga kali gerakan pisau sudah selesai. Tapi karena sapi ini sangat besar dan lehernya tebal, tadi butuh sampai empat kali gorokan,” ungkap Untung sambil tersenyum menyeka keringat. Bagi Untung, ini adalah pengalaman pertamanya menyembelih sapi sebesar itu sepanjang 15 tahun karirnya sebagai jagal.

​Berkat jam terbang dan ketenangan Untung, dibantu solidnya kerja sama belasan warga yang memegangi tali, sapi raksasa tersebut akhirnya berhasil ditaklukkan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

​Setelah dinyatakan sehat dan layak konsumsi oleh petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Jembrana, daging sapi bantuan presiden ini langsung diproses bersama 7 ekor sapi dan 11 kambing lainnya.

Manisnya berkah kurban ini tidak hanya dinikmati oleh jemaah masjid, melainkan langsung didistribusikan secara inklusif kepada sekitar 750 Kepala Keluarga (KK) se-Banjar Melaya Krajan, tanpa memandang latar belakang agama.

“Daging kurban ini, kami akan berikan kepada semua warga masyarakat Banjar Melaya Krajan, khususnya jemaah Masjid Nurul Huda ini,” aku Ketua Panitia Kurban Masjid Jami Nurul Huda Melaya, Andri Wijaya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here