Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

0
143
Seekor mamalia laut yang diduga jenis Paus Sperma Kerdil ditemukan terdampar dalam kondisi memprihatinkan di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Hingga Selasa 27 Januari 2026 pagi, upaya penyelamatan intensif terus dilakukan oleh petugas gabungan meski kondisi satwa kian melemah. Sumber foto : istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Seekor mamalia laut yang diduga jenis Paus Sperma Kerdil ditemukan terdampar dalam kondisi memprihatinkan di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Hingga Selasa 27 Januari 2026 pagi, upaya penyelamatan intensif terus dilakukan oleh petugas gabungan meski kondisi satwa kian melemah.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, menjelaskan bahwa penemuan pertama kali dilaporkan oleh warga setempat pada Senin 26 Januari 2026 malam sekitar pukul 20.00 WITA.

“Saksi pertama yang merupakan pemilik warung wisata sempat berupaya mengevakuasi ikan tersebut kembali ke laut. Namun, pagi tadi satwa sepanjang 1,5 meter itu ditemukan kembali terdampar di lokasi yang sama,” ujar Kompol Wayan Sartika, didampingi Pawas Iptu I Komang Triatmajaya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, paus tersebut tampak lemas dengan sejumlah luka memar berwarna merah di bagian tubuhnya. Tim gabungan yang terdiri dari Personel Polsek Mendoyo, Babinkamtibmas, Babinsa, hingga Penyuluh Perikanan telah dikerahkan untuk mendorong kembali satwa tersebut ke tengah laut.

Sayangnya, faktor kondisi fisik yang sudah sangat lemas membuat paus tersebut terus terseret kembali ke bibir pantai oleh arus laut.

Menyikapi situasi kritis ini, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah untuk berkordinasi dengan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Saat ini petugas masih berupaya menjaga satwa tetap berada di air agar tidak dehidrasi.

“Kami telah menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya.

Saat ini, lokasi di sekitar penemuan masih dijaga ketat untuk memastikan satwa tidak mendapatkan gangguan dari aktivitas warga sambil menunggu tim ahli tiba di lokasi. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here