Pastikan Kesiapan Satgas Pamtas RI-RDTL, Waasops Panglima TNI Kunjungi Yonif 741/GN

0
408
Wakil asisten operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI M. Taufiq Arasj, mengunjungi Mako Yonif 741/GN, Senin 9 September 2024. Kunjungan dalam rangka meninjau kesiapan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Darat Sektor Timur RI-RDTL Tahun 2024-2025. Sumber foto : Istimewa/IJN.

JEMBRANA, (IJN) – Wakil asisten operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI M. Taufiq Arasj, mengunjungi Mako Yonif 741/GN, Senin 9 September 2024. Kunjungan dalam rangka meninjau kesiapan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Darat Sektor Timur RI-RDTL Tahun 2024-2025.

Didampingi Waasops Kasad Bid Siapops Brigjen TNI Agus Widodo, beserta para pejabat staf Mabes TNI, Mabesad, Staf Kodam IX/Udy dan Staf Korem 163/Wsa, disambut langsung paparan kesiapan tugas operasi dari Danyonif 741/GN selaku Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN Letkol Inf Sy. Gafur Thalib.

Kemudian dilanjutkan pemerikasaan kesiapan pasukan dan perlengkapan di lapangan Mako Yonif 741/GN, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana. Dalam arahannya, Waasops Panglima TNI mengatakan, tujuan utama Satgas Pamtas adalah untuk menjaga wilayah perbatasan negara, menjaga keamanan baik personel maupun materiel.

“Untuk itu anggota satgas diharapkan melaksanakan protap-protap keamanan yang ada, tetap waspada dengan perkembangan situasi yang terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Marsma TNI M. Taufiq, seluruh anggota satuan tugas diharapkan selalu menjaga nama baik TNI dalam kondisi apapun, dan dimanapun. “Serta selalu waspada dalam segala hal. Jika ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk menjatuhkan nama baik TNI,” tegasnya lagi.

Sementara, Danyonif 741/GN, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, menyambut baik arahan serta pemeriksaan kesiapan Satgas Pamtas RI-RDTL dari Waasops Panglima TNI. Kunjungan ini diharapakan bisa menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh anggota satgas.

“Kita sama-sama mengharapkan para prajurit kebanggaan Garuda Nusantara dapat melaksanakan penugasan dengan sebaik mungkin. Berangkat lengkap dan kembali juga lengkap,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 350 prajurit Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara bersiap diterjunkan untuk mengamankan perbatasan Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) di wilayah Atambua.

Selain tugas pengamanan, Satgas Yonif 741/GN juga membawa misi kemanusiaan. Mereka akan memberikan pembekalan dan pengajaran di sekolah-sekolah, serta pendampingan di bidang kesehatan dan UMKM dengan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Keberangkatan kali ini merupakan penugasan kedua bagi Yonif 741/GN di wilayah Atambua. Dengan pengalaman yang dimiliki, pasukan Garuda Nusantara siap menjalankan tugas selama satu tahun ke depan, mulai September 2024 hingga September 2025. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here