Diduga Terpeleset, Warga di Melaya Tewas Setelah Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

0
318
Warga bernama Tohid (73) meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi 15 meter di kebun miliknya di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat 2 Januari 2024. Sumber foto : istimewa /IJN

JEMBRANA, (IJN) – Seorang pria bernama Tohid (73) tewas diduga terpeleset setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi 15 meter di kebun miliknya di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat 2 Januari 2024 sekitar pukul 10:00 WITA.

“Korban memanjat pohon kelapa untuk memetik buah kelapa, namun nahas, korban terjatuh dan meninggal dunia,” kata Kapolsek Melaya, Kompol I Komang Muliyadi, dalam keterangannya, Jumat 2 Februari 2024.

Kejadian bermula saat saksi Gito dan Komariyah mendengar suara benda jatuh di dekat rumah mereka. Seketika, mereka melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon kelapa dengan kondisi tidak bergerak dan wajah berdarah.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Melaya untuk mendapatkan pertolongan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.

Hasil olah TKP Inafis Polres Jembrana menemukan cairan yang diduga darah korban, topi milik korban, dan beberapa ranting pohon randu patah di dekat pohon kelapa.

“Dari pemeriksaan luar jenazah, ditemukan luka memar pada paha kiri, noda darah di sekitar telinga, dan bekas tanah di dada korban,” jelas Kompol Muliyadi.

Pihak keluarga korban tidak menginginkan dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Dugaan sementara, korban terjatuh karena terpeleset saat memanjat pohon kelapa. Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here