
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kemacetan sempat mengular di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu 4 November 2026 pagi. Penyebabnya, sebuah pohon kayu hutan berdiameter sekitar 50 sentimeter mendadak tumbang dan melintang tepat di badan jalan kawasan Hutan Cekik, sebelah timur Batalyon TP Gilimanuk.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WITA tersebut merintangi seluruh akses kendaraan dari dan menuju pelabuhan penghubung Pulau Bali dan Jawa itu. Arus lalu lintas Denpasar–Gilimanuk pun sempat terhenti total.
Menanggapi situasi mendesak tersebut, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk dipimpin Pawas AKP I Putu Yoga Martana bergerak cepat ke lokasi. Bersama sembilan personel kepolisian dan dukungan personel Batalyon TP Gilimanuk, penanganan darurat langsung dilakukan menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw).
Evakuasi Cepat 45 Menit
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, menegaskan bahwa evakuasi cepat ini merupakan prioritas demi menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur vital.
“Begitu menerima informasi adanya pohon tumbang yang menutupi badan jalan, personel segera bergerak melakukan evakuasi bersama personel Batalyon TP Gilimanuk. Sinergi dan respons cepat ini dilakukan agar akses masyarakat segera kembali normal,” ujar AKP Gusti Kade Alit.
Berkat kerja keras petugas di lapangan, material pohon berhasil disingkirkan dalam waktu sekitar 45 menit. Tepat pukul 09.15 WITA, jalur Hutan Cekik menuju Pelabuhan Gilimanuk dipastikan sudah dapat dilalui kendaraan secara aman dan arus lalu lintas kembali mengalir normal.
Imbauan Waspada Jalur Bervegetasi
Kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur bervegetasi lebat, terutama saat cuaca ekstrem, serta menyarankan pemanfaatan Call Center Polri 110 dalam kondisi darurat. CAK/IJN

