Diduga Sakit, PMI Jembrana Meninggal Dunia di Polandia

0
190
Almarhum I Komang Yudi Sutawan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, yang dilaporkan meninggal dunia saat berjuang mengadu nasib di Polandia, Minggu 23 Agustus 2026 lalu. Pria yang sehari-hari bekerja di Pabrik Ayam Plukon, Sieradz, tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga mengalami sakit stroke. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Duka mendalam kembali menyelimuti Kabupaten Jembrana. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, I Komang Yudi Sutawan, dilaporkan meninggal dunia saat berjuang mengadu nasib di Polandia, Minggu 23 Agustus 2026 lalu. Pria yang sehari-hari bekerja di Pabrik Ayam Plukon, Sieradz, tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga mengalami sakit stroke.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, membenarkan kabar duka tersebut. Berdasarkan informasi resmi dari perusahaan penempatan tenaga kerja, almarhum sempat mendapatkan perawatan medis intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Almarhum sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit setempat. Informasi dari pihak perusahaan menyebutkan almarhum meninggal dunia akibat serangan stroke,” ujar Kadek Mirah, saat dikonfirmasi, Minggu 30 Agustus 2026.

Menindaklanjuti peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat untuk mengawal pemulangan jenazah almarhum ke tanah air. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan secara intensif demi memastikan hak-hak almarhum dan keluarganya terpenuhi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati, KBRI di Polandia, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP3MI Bali, Disnaker Provinsi Bali, hingga paguyuban Semeton PMI Krama Bali. Langkah ini diambil untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga sekaligus memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Perhatian terhadap kondisi Komang Yudi sebenarnya telah ditunjukkan sejak almarhum berada di ruang perawatan. Perwakilan KBRI Polandia tercatat sempat membesuk langsung ke rumah sakit pada Jumat 21 Agustus 2026 guna berkoordinasi dengan otoritas medis serta manajemen perusahaan tempat almarhum bekerja.

Sebagai langkah konkret lanjutan, KBRI Polandia dijadwalkan menggelar pertemuan khusus dengan pihak perusahaan pada Senin 24 Agustus 2026. Pertemuan tersebut bakal membahas detail teknis serta pembiayaan terkait rencana pemulangan jenazah I Komang Yudi Sutawan menuju kampung halamannya di Bali. Pemkab Jembrana berkomitmen akan terus memantau perkembangan proses repatriasi ini hingga jenazah tiba di rumah duka. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here