Kasus Rabies Naik, Jembrana Gencarkan Vaksinasi Massal

0
78
Dinas Pertanian dan Pangan melalui bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) kembali menggelar vaksinasi dan sterilisasi Hewan Penular Rabies (HPR), Jumat 28 Agustus 2026, yang dipusatkan di Pendopo Kesari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Sumber foto: cak/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kasus gigitan positif rabies di Kabupaten Jembrana terus menunjukkan tren peningkatan dalam kurun satu bulan terakhir. Merespons lonjakan tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana menggencarkan aksi jemput bola melalui layanan vaksinasi dan sterilisasi massal Hewan Penular Rabies (HPR).

Berdasarkan data Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet), akumulasi kasus gigitan positif rabies per Agustus 2026 telah menyentuh angka 71 kasus. Angka ini bertambah tujuh kasus dibandingkan bulan Juli sebelumnya yang tercatat sebanyak 64 kasus.

Layanan terpadu yang dipusatkan di Pendopo Kesari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jumat 28 Agustus 2026, dipadati puluhan warga yang membawa anjing dan kucing peliharaan mereka. Antusiasme tidak hanya datang dari warga lokal, namun juga meluas hingga ke wilayah Kecamatan Pekutatan dan Melaya.

Kepala Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menegaskan bahwa pengetatan kontrol populasi dan pencegahan virus mematikan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Tujuannya untuk menekan populasi anjing yang ada di Kabupaten Jembrana sekaligus memutus rantai penyebaran rabies,” ujar Sugiarta di lokasi kegiatan.

Dalam aksi yang berkolaborasi dengan Yayasan Seva Bhuana tersebut, petugas mencatat sedikitnya 68 ekor HPR berhasil disterilisasi dan 25 ekor divaksinasi hingga siang hari.

Hingga saat ini, cakupan vaksinasi rabies di Jembrana telah mencapai 76 persen dari total estimasi populasi 40.400 ekor anjing, melampaui capaian tahun 2025 yang berada di angka 72 persen. Khusus di wilayah Kecamatan Negara, populasi HPR tercatat sekitar 9.400 ekor.

Pemerintah daerah menargetkan cakupan vaksinasi menembus angka di atas 90 persen pada Desember 2026 mendatang guna memastikan kekebalan kelompok terbentuk secara optimal dan risiko fatalitas rabies dapat ditekan seminimal mungkin. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here