Kemarau Meluas, BPBD Jembrana Pasok Ribuan Liter Air

0
11
Petugas BPBD Jembrana menyalurkan air bersih dan menempatkan belasan tandon air untuk warga di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan, Selasa 18 Agustus 2026. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Dampak kemarau panjang kian meluas di Kabupaten Jembrana. Setelah sebelumnya melanda Kelurahan Pendem di Kecamatan Jembrana dan Desa Manistutu di Kecamatan Melaya, kini krisis air bersih merembet ke Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana bergerak cepat mendistribusikan belasan ribu liter pasokan air bersih serta menyiagakan tandon penampungan di titik-titik krusial.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan ratusan kepala keluarga di dua banjar di wilayah Yehembang Kauh.

“Kami sediakan dua tandon berkapasitas masing-masing 5.000 liter di Banjar Sekar Kejula untuk kebutuhan 241 keluarga, serta di Banjar Kedisan untuk 134 keluarga sekaligus mengisi bak penampungan pura setempat. Ini pemenuhan hak dasar warga terdampak,” ujar Agus, Selasa 18 Agustus 2026.

Guna mengantisipasi krisis yang kian meluas, BPBD Jembrana telah memasang 14 tandon air di berbagai lokasi strategis agar mudah dijangkau warga. Dari total 16 unit tandon yang tersedia, satu unit disiagakan sebagai cadangan operasional dan satu unit lainnya masih dalam perbaikan akibat kebocoran.

Pengisian air bersih dilakukan secara berkala menggunakan armada tangki BPBD dengan dukungan armada Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

Agus menambahkan, keterbatasan jumlah unit tandon membuat penempatannya belum bisa mencakup seluruh kawasan secara merata. Wilayah yang belum terfasilitasi tandon diimbau menyiapkan wadah penampungan mandiri.

“Masyarakat yang wilayahnya belum terpasang tandon bisa menyediakan wadah mandiri, dan armada tangki kami akan langsung mengisinya secara bertahap sesuai skala prioritas,” pungkasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here