Magis Pura Luhur Pasatan Guncang Panggung PKB

0
62
Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten, sukses mengguncang Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Minggu 5 Juli 2026 malam. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | DENPASAR – Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten, sukses memukau ribuan pasang mata dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 lewat pementasan yang megah dan sarat magis di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, pada Minggu 5 Juli 2026 malam.

Penampilan seniman Bumi Makepung malam itu terasa kian istimewa berkat kehadiran para petinggi daerah, termasuk Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, dan Walikota Denpasar Jaya Negara yang larut dalam taksu pertunjukan.

Jembrana tidak sekadar membawa musik, melainkan sebuah narasi teologis yang mendalam. Penonton disuguhkan dua garapan utama yang menjadi magnet pementasan, yakni Tari Kreasi Kakebyaran Ulantaga: Menggambarkan figur Sang Anantaboga, Naga Agung kebal api yang bertindak sebagai penuntun sang Atma menuju keabadian.

Dan Fragmentari “Aji Dayu Prawa”: Puncak estetika malam itu yang mengisahkan perjalanan spiritual Dang Hyang Nirartha. Garapan emosional ini menghidupkan kembali momen moksanya Ida Ayu Swabawa, di mana air matanya berubah menjadi tirta amerta—sebuah peristiwa yang menjadi asal-usul berdirinya Pura Luhur Pasatan di Jembrana.

Melihat dedikasi luar biasa di atas panggung, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Bupati Kembang menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu berdiri di baris depan untuk mendukung ekosistem kesenian lokal.

“Penampilan malam ini luar biasa, garapannya matang dan energinya kuat. Semangat, dedikasi, dan kerja keras para seniman merupakan kekuatan utama yang menjaga warisan budaya Bali tetap hidup sekaligus mampu berkembang mengikuti dinamika zaman,” ujar Bupati Kembang penuh apresiasi.

Lewat kesuksesan ini, Jembrana kembali membuktikan bahwa seni tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas hidup yang terus bergerak relevan dan memikat melintasi generasi. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here