
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Prestasi gemilang berhasil disandang Ni Made Angelina Risty, siswi SMK Negeri 4 Negara (SKANEPA) juara 1 di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 yang berlangsung pada 7–9 Juni 2026 lalu di GOR Yudomo, Denpasar.
Bukti tekun berlatih dan disiplin tinggi, siswi kelas XI Kuliner 1 ini mampu membuahkan hasil membanggakan di Cabang olahraga (Cabor) Taekwondo.
Tentunya keberhasilan Angelina tidak didapatkan secara instan. Ia harus melewati serangkaian persiapan yang menguras fisik dan mental. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah harus bertanding di kelas yang memiliki berat badan lebih berat dari berat badan aslinya.
“Untuk menyiasati perbedaan kelas berat badan tersebut, saya harus melakukan latihan rutin yang lebih intens, menjaga porsi makan yang cenderung lebih banyak, serta memastikan istirahat yang cukup,” ujar Angelina saat ditemui Jumat, 12 Juni 2026.
Tak hanya kesiapan fisik dan kelengkapan berkas serta peralatan bertanding (seperti seragam lengkap, pelindung tangan, kaki, dan gigi), Angelina juga menekankan pentingnya kesiapan mental. Baginya, doa restu dari orang tua, kerabat, serta menanamkan rasa percaya diri menjadi kunci utama ketenangannya di atas matras.
Kompetisi Taekwondo dalam Porjar Bali 2026 ini menerapkan aturan yang sangat ketat dengan sistem gugur tunggal. Setiap peserta harus tampil maksimal karena kekalahan langsung menghentikan langkah mereka. Pertandingan berlangsung 3 babak, di mana masing-masing babak berdurasi 2 menit dengan waktu istirahat 1 menit antar babak.
Angelina berhasil melewati setiap rintangan, mengumpulkan poin demi poin baik melalui pukulan maupun tendangan akurat, hingga akhirnya sukses mengunci gelar juara. Rasa bangga dan haru tidak bisa disembunyikan dari raut wajah Angelina setelah berhasil mencapai targetnya.
“Saya merasa sangat bangga dan bahagia bisa meraih prestasi ini. Selama mengikuti lomba, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga, seperti mulai berlatih lebih sering dan rajin, bertemu peserta lain dari berbagai daerah, hingga belajar menjaga ketenangan saat bertanding. Semua usaha dan dukungan yang saya terima terbayar lunas,” ujarnya dengan penuh syukur.
“Semoga prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman, baik di sekolah maupun di luar sekolah, untuk terus berani mencoba dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Hasil yang baik tidak datang dengan sendirinya, melainkan melalui latihan yang sungguh-sungguh, kedisiplinan serta dukungan orang tua, guru, dan pelatih,” terangnya. SKANEPA/IJN

