Diduga Serangan Jantung, Sopir Truk Tewas Menabrak Pagar

0
64
Kondisi truk korban setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 100-101, Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Minggu 17 Mei 2026 siang. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebuah kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 100-101, Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Minggu 17 Mei 2026 siang. Putu Santiaji (49), seorang sopir truk asal Busungbiu, Buleleng, meninggal dunia bukan karena benturan kecelakaan, melainkan diduga akibat serangan jantung yang dialaminya saat mengemudi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.10 WITA tersebut bermula ketika truk Isuzu bernomor polisi DK 8763 GQ yang dikemudikan korban melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat memasuki lokasi kejadian, kendaraan mendadak oleng ke kiri dan keluar kendali (out of control) hingga menghantam pagar rumah warga di sisi utara jalan.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, membenarkan insiden maut tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, korban diketahui sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum memacu kendaraannya.

“Diduga pengemudi mengalami serangan jantung sebelum kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat mengeluh sakit di bagian dada namun tetap nekat melanjutkan perjalanan,” ujar AKP I Wayan Sugianta, Senin 18 Mei 2026.

Warga dan petugas di lokasi sempat mengevakuasi korban ke RSUD Negara. Namun sayang, nyawa pria paruh baya tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

AKP I Wayan Sugianta menegaskan bahwa fisik korban tidak menunjukkan adanya luka-luka akibat benturan keras saat truk menabrak pagar. Hal ini memperkuat dugaan bahwa fatalitas murni dipicu oleh masalah kesehatan mendadak.

Kecelakaan tunggal ini juga menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp3 juta. Saat ini, barang bukti telah diamankan oleh Satlantas Polres Jembrana untuk proses penanganan lebih lanjut. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here