
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Aktivitas penyeberangan di Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk mengalami gangguan pada Minggu 17 Mei 2026 siang. Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama dilaporkan kandas akibat air laut yang surut drastis saat hendak bertolak menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA ini langsung memicu kepadatan arus lalu lintas. Antrean kendaraan dari arah Bali menuju Jawa mengular panjang hingga ke depan Masjid Al-Mubaroq Gilimanuk.
Dikonfirmasi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan insiden tersebut. Dia menjelaskan, KMP Samudra Utama sebenarnya baru saja menyelesaikan proses bongkar muat. Namun, begitu kapal bersiap melakukan olah gerak untuk berlayar, lambung kapal tersangkut di dasar laut yang mendangkal.
Pihak kru kapal sempat melakukan tindakan darurat untuk mengurangi bobot muatan.
“Beberapa kendaraan yang sudah berada di dalam kapal sempat dikeluarkan kembali ke dermaga guna meringankan beban kapal agar bisa bergerak, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil,” ujar AKP Gusti Alit.
Pada pukul 13.15 WITA, upaya penyelamatan intensif mulai dilakukan dengan mengerahkan KMP Agung Samudra XVIII untuk menarik kapal yang kandas. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, proses penarikan pertama tersebut masih gagal dan posisi KMP Samudra Utama belum bergeser dari titik semula.
Mengantisipasi kemacetan yang semakin mengular di area pelabuhan, pihak Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bergerak cepat langsung berkoordinasi dengan ASDP, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Gilimanuk, serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk mencari solusi tercepat mengevakuasi kapal.
Personel kepolisian juga telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan ketat pada ekor antrean kendaraan agar tidak mengunci jalur utama keluar-masuk Bali.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan penarikan kapal masih terus diupayakan di lokasi kejadian. Meski terjadi antrean panjang kendaraan yang didominasi angkutan logistik dan penumpang menuju Jawa, situasi di area Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan tetap aman dan kondusif. CAK/IJN

