Diduga Ditusuk, WN Belanda Tewas Bersimbah Darah di Kuta Utara, Dua Pelaku Gunakan Jaket Ojol

0
9
Polisi menemukan mata pisau di lokasi tewasnya WNA Belanda di Kuta Utara. Pelaku diduga dua orang pria yang mengendarai motor matic hitam. (ist).

InfoJembrana.com | BADUNG- Aksi penganiayaan berat yang merenggut nyawa warga negara asing asal Belanda kembali mengguncang kawasan wisata Kuta Utara pada Senin malam kemarin. Korban berinisial RP ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan pintu masuk Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Tim Identifikasi Polres Badung menemukan sebilah mata pisau di lokasi tewasnya seorang warga negara Belanda di Kuta Utara. Benda tajam tersebut tertinggal di atas genangan darah korban RP yang tewas setelah dikeroyok dan ditusuk dua orang menggunakan jaket ojol. Polisi mendatangi tempat kejadian perkara di Villa Amira Nomor 1 setelah menerima laporan penganiayaan berat tersebut.

“Kondisi korban sangat mengenaskan dengan banyak luka robek terbuka pada bagian wajah serta bagian punggung,” ujar Kasubsi Penmas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan kejadian tersebut.

Hasil olah TKP menunjukkan adanya luka sayatan lebar pada pipi kiri korban yang mengenai bagian telinga kiri. Tubuh bagian kiri korban juga mengalami luka robek serius pada kepala, leher, bahu, hingga bagian paha. Petugas medis di Rumah Sakit BIMC melakukan resusitasi jantung namun nyawa pria malang itu tetap tidak tertolong.

“Kemungkinan besar penyebab kematian korban adalah kehabisan darah akibat luka sajam yang mengenai pembuluh nadi,” kata Aiptu Ayu merujuk pada hasil pemeriksaan tim dokter.

Polisi memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dalam peristiwa serangan berdarah pada Senin malam itu. Penyelidikan kini terfokus pada pengejaran dua pria yang terlihat mengenakan jaket hijau hitam milik operator ojol. Saksi mata menyebut pelaku yang dibonceng memegang senjata tajam saat melarikan diri ke arah gang yang gelap.

“Kami segera melakukan penyelidikan melalui titik CCTV yang berada di jalur menuju tempat kejadian perkara tersebut,” tutur Aiptu Ayu menjelaskan langkah taktis tim buser di lapangan.

Petugas juga mengamankan beberapa benda milik wanita yang diduga milik kekasih korban yang sempat melarikan diri. Saksi PI berhasil menyelamatkan diri ke area gelap saat salah satu pelaku mencoba mengejar dirinya dengan pisau. Kepolisian meminta keluarga korban untuk segera memberikan laporan resmi agar proses hukum terhadap pelaku bisa segera berjalan.

“Penyidik sedang bekerja keras untuk mengungkap siapa sebenarnya dua orang pria misterius yang menyerang korban,” pungkasnya. (GA/IJN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here