Puluhan Hektar Padi Puso, Pemerintah Tambah Sumur Bor di Jembrana

0
34
Usaha para petani memproleh air menggunakan mesin pompa pada sumur bor di salah satu subak di Jembrana. Sumber foto: Ist/IJN.

​InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kekeringan hebat menerjang wilayah Jembrana dan memicu ancaman serius bagi ketahanan pangan lokal. Tercatat puluhan hektar tanaman padi mengalami puso akibat keterbatasan pasokan air yang kian menipis.

​Berdasarkan data Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Jembrana, total lahan sawah yang terdampak kekeringan mencapai 143,03 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 89,46 hektare dipastikan mengalami gagal panen (puso), sementara 47,39 hektare sisanya masih berupaya dipulihkan.

​Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Jembrana, I Putu Eka Arta, mengungkapkan bahwa keberadaan sumur bor di tingkat subak saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh areal persawahan. Terbatasnya debit air membuat pemanfaatan fasilitas tersebut harus dilakukan secara terbatas dan bergiliran.

​”Kapasitas air yang ada belum mampu mengairi seluruh areal yang terdampak. Oleh karena itu, pembuatan sumur bor baru saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Sudah ada delapan unit baru,” ujar Eka, Kamis 8 Oktober 2026.

​Guna memperkuat pasokan air pertanian dan mencegah meluasnya areal puso, pemerintah daerah berkolaborasi mempercepat pembangunan sumur bor baru melalui dukungan Dinas Pekerjaan Umum serta program irigasi perpompaan (Irpom) dari APBN. Langkah ini juga didukung program konversi pompa solar ke listrik bersama PLN untuk menekan biaya operasional petani.

​Pemerintah berharap penambahan infrastruktur sumber air ini dapat memperluas jangkauan irigasi dan mengamankan produksi padi di musim kemarau mendatang. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here