Pegawai Honorer di Melaya Ditemukan Meninggal, Sempat Tinggalkan Pesan untuk Anak

0
705
Petugas inafis Polres Jembrana melakukan olah TKP kasus bunuh diri di wilayah Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa 15 September 2026 sore sekitar pukul 15.00 WITA. Sumber foto: Istimewa/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Seorang pegawai honorer berinisial IPE (38) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di wilayah Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa 15 September 2026 sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Kapolsek Melaya Kompol Putu Suarmadi membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian berawal dari kekhawatiran istri korban yang berada di luar rumah lantaran panggilan teleponnya tak kunjung diangkat oleh korban. Sebelum hilang kontak, korban sempat menelepon anaknya dan menyampaikan pesan emosional.

“Istri korban sempat bercerita bahwa korban sempat menghubungi anaknya dan menyampaikan pesan bahwa ia sangat menyayangi keluarga. Karena merasa curiga, istri korban meminta bantuan pihak keluarga untuk mengecek keberadaannya di rumah,” ujar Kompol Suarmadi.

Saksi Ni Wayan N (59) yang diminta mengecek ke lokasi mendapati sepeda motor korban masih terparkir di garasi. Saat memeriksa bagian dalam rumah, saksi mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di ventilasi pintu kamar tidur menggunakan kain dan selendang. Saksi kemudian histeris dan meminta bantuan warga sekitar untuk melapor ke Polsek Melaya.

Tim Inafis Polres Jembrana bersama Sidokes dan tim medis dari Puskesmas 1 Melaya langsung mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan jejas jerat di leher serta tanda-tanda khas gantung diri. Tidak ditemukan indikasi kekerasan lain pada tubuh korban.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here