Terekam CCTV, Pencuri Spesialis Gilimanuk Dibekuk Polisi

0
30
Aksi nekat seorang pria berinisial SMP (24) yang kerap menyatroni rumah warga di kawasan Gilimanuk akhirnya kandas. Pemuda asal Banyuwangi ini berhasil diringkus Tim Jalak Bali Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di rumah kontrakannya, Rabu 1 Juli 2026 malam lalu, setelah aksi terakhirnya terekam jelas oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV). Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Aksi nekat seorang pria berinisial SMP (24) yang kerap menyatroni rumah warga di kawasan Gilimanuk akhirnya kandas. Pemuda asal Banyuwangi ini berhasil diringkus Tim Jalak Bali Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di rumah kontrakannya, Rabu 1 Juli 2026 malam lalu, setelah aksi terakhirnya terekam jelas oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Kapolres Jembrana melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Made Alit Murdiasa, membenarkan penangkapan terduga pelaku tindak pidana pencurian tersebut. Penangkapan didasari oleh laporan korban, KS yang resah karena rumahnya di Jalan Jalak Putih, Kelurahan Gilimanuk, telah berkali-kali kemalingan.

“Pelaku diamankan di sebuah rumah kontrakan tanpa perlawanan. Dari hasil penyelidikan dan petunjuk rekaman CCTV, tim langsung bergerak cepat mengamankan pelaku,” ujar AKP Gusti Made Alit Murdiasa, saat dikonfirmasi, Kamis 9 Juli 2026.

Aksi terakhir pelaku terjadi pada Sabtu 20 Juni 2026, sekitar pukul 04.20 WITA. Memanfaatkan situasi rumah yang sepi saat korban sedang berada di kamar mandi, pelaku memanjat pagar tembok rumah dan menyelinap masuk ke dalam kamar yang kebetulan tidak terkunci.

Korban baru menyadari rumahnya disatroni maling pada pagi harinya. Saat menyalakan lampu kamar, ia mendapati jejak kaki manusia dan isi lemari plastik miliknya sudah dalam kondisi berantakan. Setelah diperiksa, uang tunai di dalam dompetnya telah raib. Korban yang curiga kemudian memeriksa rekaman CCTV dan mendapati seorang pria tak dikenal menggunakan kaus hitam dan celana pendek merah marun telah mengobrak-abrik kamarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam oleh pihak kepolisian, pelaku yang berstatus sebagai pelajar/mahasiswa ini ternyata bukan pertama kalinya beraksi. Ia mengaku sudah empat kali membobol rumah korban yang sama demi memenuhi kebutuhan hidup dan mengirim uang ke orang tuanya.

Aksi pencurian yang dilakukan pelaku yakni yang pertama, pelaku berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp450.000. Kedua, pelaku mengambil uang tunai Rp400.000 dan satu buah pengisi daya (charger) HP merek Xiaomi warna putih.

Aksi ketiga, pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp300.000 dan aksi keempat, pelaku berhasil kembali mengambil uang tunai Rp150.000, hingga akhirnya terekam CCTV. “Karena korban merasa mengalami kehilangan berturut-turut, korban akhirnya memasang cctv di rumahnya,” ujar AKP Alit Murdiasa.

“Akibat rentetan aksi pencurian tersebut, korban mengalami kerugian total mencapai Rp1.150.000,” imbuhnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas unit Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP I Gusti Kade Semara Putra dan Panit Opsnal Ipda I Made Ari Wijaya juga menyita sejumlah barang bukti yang identik dengan pakaian pelaku saat melancarkan aksinya, antara lain, 1 buah rekaman video CCTV rumah korban, 3 buah baju kaus/sweater berwarna hitam, 2 buah celana pendek (berwarna merah marun dan abu-abu) serta 1 buah charger HP merek Xiaomi 33W warna putih milik korban.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here