Cuaca Buruk dan Libur Sekolah, ASDP Gerak Cepat Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk

0
13
Suasana antrean kendaraan di areal Pelabuhan Gilimanuk, beberapa waktu lalu. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Gabungan faktor cuaca ekstrem dan lonjakan volume kendaraan akibat libur sekolah sempat memicu antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Selat Bali. Menanggapi situasi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) langsung mengambil langkah taktis guna mengurai kepadatan dan memastikan keselamatan pelayaran.

​Manajer Humas ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Bintang Felfian, menjelaskan bahwa cuaca buruk mulai melanda sejak Sabtu 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB. Kondisi arus kuat dan angin kencang di perairan Selat Bali memaksa pihak otoritas melakukan penyesuaian proses bongkar-muat kapal.

​”Langkah ini mutlak dilakukan demi menjaga keselamatan pelayaran,” ujar Bintang dalam keterangan resminya, Senin 22 Juni 2026.

​Kondisi alam tersebut diperparah oleh momentum libur sekolah yang memicu lonjakan arus mudik dan wisata. Pada Minggu 21 Juni 2026, volume kendaraan yang masuk ke pelabuhan melonjak tajam sebesar 23 persen dibanding hari sebelumnya, yaitu dari 7.769 unit menjadi 9.571 unit.

​Kenaikan paling signifikan didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat (R4) yang melonjak hingga 30 persen, menyentuh angka 2.188 unit dari yang sebelumnya hanya 1.681 unit.

​Guna mengatasi penumpukan, ASDP segera menggelar koordinasi intensif dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Beberapa langkah mitigasi taktis yang langsung diterapkan antara lain, menambahkan 1 unit kapal berbantuan di dermaga LCM dengan skema Tiba–Bongkar–Berangkat untuk mempercepat sirkulasi penyeberangan. ​Pengoperasian KMP Pratitha, untuk menyiasati antrean kendaraan roda dua (R2) dengan memaksimalkan operasional kapal di dermaga ponton.

​Pihak manajemen ASDP juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa akibat keterlambatan ini. Pengguna jasa diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan memantau perkembangan situasi melalui kanal komunikasi resmi milik ASDP. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here