Dua Jasad Diduga Korban KMP Tunu Muncul ke Permukaan

0
153
Petugas gabungan evakuasi temuan mayat yang kedua di perairan Gilimanuk, Jembrana, Minggu 1 Februari 2026. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Misteri tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali kembali menguak fakta baru. Setelah tujuh bulan tenggelam sejak Juli 2025, dua sosok mayat yang diduga merupakan korban dari kecelakaan kapal tersebut ditemukan muncul ke permukaan saat proses pengangkatan bangkai kapal berlangsung, Minggu 1 Februari 2026.

​Penemuan ini terjadi secara dramatis pada pukul 07.15 WITA. Saat crane dari kapal BC Pioner 88 mengangkat bangkai truk berwarna kuning dari dasar laut, sesosok jasad tiba-tiba muncul dari kedalaman. Danposal Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, mengungkapkan bahwa penemuan tersebut terjadi tepat di titik koordinat pengangkatan serpihan kapal.

​”Bersamaan ketika sebuah truk diangkat, muncul ke permukaan satu mayat yang diduga merupakan korban kecelakaan KMP Tunu,” ujar Yuli Prasetyo, ditemui langsung di lokasi.

​Jasad yang mengenakan celana panjang hitam dan ikat pinggang hitam tersebut sempat terseret arus ke utara sejauh satu mil sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan ke Pantai Cemara, Gilimanuk. Secara fisik, kondisi jenazah dilaporkan sudah tidak utuh akibat dekomposisi di bawah air dalam waktu yang cukup lama.

​Untuk proses identifikasi lebih lanjut, pihak kepolisian telah menyerahkan jenazah tersebut kepada Sat Polair Polresta Banyuwangi guna dibawa ke RSUD Banyuwangi.

​Tak berselang lama, pada siang harinya sekitar pukul 14.25 WITA, warga kembali digemparkan dengan penemuan jasad kedua oleh nelayan di sisi utara Pelabuhan LCM Gilimanuk. Jasad kedua ini langsung dievakuasi menuju RSUD Negara menggunakan ambulans Polres Jembrana.

“Jasad yang kedua informasi dari nelayan, kemudian dievakuasi ke dermaga MB1 oleh Satpolairud Polres Jembrana,” ungkapnya.

​Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi lintas wilayah untuk memastikan identitas kedua jenazah tersebut.

​”Kami telah melakukan langkah pengamanan TKP dan koordinasi intensif dengan Sat Polair Polresta Banyuwangi untuk proses identifikasi medis,” tegas Kompol Arya.

​Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang terjadi pada 2 Juli 2025 lalu kini memasuki babak baru. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan titik terang bagi keluarga korban yang selama ini menanti kepastian. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here