
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Menjelang hari suci Nyepi, Polres Jembrana mengambil langkah preventif strategis dengan menyasar sistem keamanan paling dasar di masyarakat. Satuan Binmas Polres Jembrana kini tengah menggencarkan revitalisasi Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang selama ini tidak aktif atau pasif di wilayah pemukiman.
Kasat Binmas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Pasar, menegaskan bahwa pengaktifan kembali Satkamling menjadi kunci utama keberlanjutan keamanan lingkungan, terutama saat masyarakat fokus menjalankan Catur Brata Penyepian.
“Kami mengajak tokoh masyarakat untuk menghidupkan kembali Satkamling yang pasif. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan garda terdepan agar keamanan terjaga secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar AKP Nyoman Pasar saat menyambangi Desa Mendoyo Dangin Tukad, Senin 26 Januari 2026.
Selain menghidupkan kembali ronda malam dan pengawasan swakarsa. Pihaknya juga menghimbau warga tidak mengunggah aktivitas Nyepi guna menjaga kesucian hari raya.
Disamping itu, pengawasan Ogoh-ogoh juga menjadi hal krusial, untuk memastikan kreativitas pemuda tetap tertib dan tidak memicu konflik.
“Jika menemukan gangguan Kamtibmas, segera melapor ke Respon Cepat 110, untuk mendapatkan penanganan segera,” tukasnya.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya peran tokoh adat dan desa dalam memediasi potensi permasalahan di tingkat banjar melalui musyawarah. Kepala Desa Mendoyo Dangin Tukad, I Made Oka Semarajaya, menyambut positif langkah ini sebagai bentuk sinergi nyata untuk menjamin kenyamanan warga dalam beribadah.
Dengan bangkitnya Satkamling, diharapkan stabilitas keamanan di Jembrana tidak hanya terjaga sesaat selama prosesi Nyepi, namun menjadi budaya keamanan lingkungan yang permanen. CAK/IJN

