Uji DNA Pastikan Identitas Korban Hanyut Penyaringan

0
97
Polres Jembrana melaksanakan serah terima jenazah korban yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di Perairan Pantai Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Rabu 17 Desember 2025, di Kamar Jenazah RSUD Negara. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Setelah melalui proses identifikasi mendalam, misteri temuan jenazah di Perairan Pantai Pengambengan akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil uji DNA yang dirilis Bidlabfor Polda Bali, jenazah tersebut dipastikan adalah Abdul Rohman Agus (51), pria asal Jombang yang dilaporkan hanyut di Sungai Penyaringan pada November lalu.

Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya, menjelaskan bahwa kepastian identitas ini tertuang dalam Surat Keterangan Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Nomor: SKET/247/XII/2025. Metode ilmiah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dan emosional bagi pihak keluarga.

“Kami mengedepankan ketelitian dan prosedur ilmiah (Scientific Crime Investigation) dalam menangani peristiwa ini. Hasil DNA ini menjadi jawaban pasti bagi keluarga korban,” ujar Ipda Budi Arnaya, Rabu 17 Desember 2025.

Berdasarkan data kepolisian, berikut adalah proses perjalanan peristiwa tersebut, yakni 12 November 2025, korban dilaporkan hilang terseret arus deras Sungai Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Selanjutnya pada 20 November 2025, sesosok jenazah ditemukan warga di perairan Pantai Pengambengan, namun kondisi fisik sulit dikenali secara visual. Pada Selasa 16 Desember 2025, hasil uji DNA keluar dan mengonfirmasi identitas korban secara akurat.

Suasana haru menyelimuti Kamar Jenazah RSUD Negara saat proses serah terima berlangsung. Jenazah diserahkan oleh Ps. Kaur Ident Satreskrim Polres Jembrana kepada anak kandung korban, Abdul Rozak Agus Maulana yang didampingi adik kandungnya.

“Iya sangat bersyukur, hasil inilah yang ditunggu tunggu keluarga, biar jenazah (almarhum) bisa pulang dengan tenang,” ungkap Abdul Rozak ditemui di RSU Negara. Ia mengaku mendapat kabar hasil tes DNA pada Jumat lalu, dan langsung berangkat dari Jawa menuju Jembrana.

“Minggu saya sudah tiba di Jembrana, berdua bersama adik. Kemarin (Selasa 16/12), baru terima hasil DNA, sekarang jenazah langsung dibawa pulang,” tuturnya.

Sesuai permintaan keluarga, jenazah telah disucikan secara syariat Islam di RSUD Negara sebelum diberangkatkan menuju rumah duka di Jombang, Jawa Timur, menggunakan ambulans paguyuban. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here