
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Dalam upaya menjamin kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah, Dapur Sentra Pengolahan Pangan dan Gizi (SPPG) Polres Jembrana, Polda Bali, menerapkan pengawasan dan pemeriksaan yang sangat ketat. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap hari ribuan porsi makanan yang disajikan memenuhi standar higienitas tertinggi.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menegaskan pentingnya pengawasan ini. Menurutnya, MBG ini bukan hanya sekedar menyajikan makanan gratis saja, namun untuk memastikan makanan yang didistribusikan itu aman dikonsumsi oleh para siswa penerima manfaat.
“Kami menjaga ketat dapur SPPG ini. Ini bukan hanya soal menyajikan makanan, tetapi memastikan makanan tersebut hangat, higienis, dan aman dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat,” ujar AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Setiap harinya, Dapur SPPG Polres Jembrana memproduksi sekitar 3.404 porsi makanan. Proses pengolahan diawasi secara langsung dan intensif oleh SiDokkes Polres Jembrana.
Pemeriksaan ketat ini dilakukan mulai dari tahap awal, yaitu penyimpanan bahan baku. Bahan-bahan mentah disimpan di tempat yang terjamin baik untuk menjaga kesegaran dan kualitasnya tetap stabil.
Puncak pengawasan ada pada tahapan akhir. Setiap makanan yang selesai dimasak wajib diuji oleh tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Jembrana sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah. Pemeriksaan harian ini menjadi prosedur wajib untuk memastikan makanan benar-benar aman dan layak konsumsi.
Selain aspek higienitas, Polres Jembrana juga menjaga koordinasi yang erat dengan pihak sekolah. Hal ini penting agar proses distribusi berjalan lancar, dan anak-anak dapat menyantap makanan tepat waktu dalam kondisi yang terbaik. CAK/IJN

