Lagi! Bara Sampah Picu Kebakaran Lahan Kakao Milik Warga di Warnasari

0
Warga menyemprotkan air ke lahan kebun yang terbakar di Warnasari Kelod pada malam hari
Sebanyak 10 are dari luas setengah hektar lahan perkebunan yang ditumbuhi pohon kakao, bambu, dan pisang di Banjar Warnasari Kelod, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, terbakar pada Minggu malam 25 Oktober 2026. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebanyak 10 are dari luas setengah hektar lahan perkebunan yang ditumbuhi pohon kakao, bambu, dan pisang di Banjar Warnasari Kelod, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, terbakar pada Minggu malam 25 Oktober 2026. Peristiwa ini diduga kuat bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam.

Kasi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh Regu III Damkar pada pukul 20.36 Wita. Kejadian berawal saat saksi sekaligus penggarap lahan, I Ketut Sunarta (52), membersihkan dan membakar sampah di lokasi sekitar pukul 17.30 Wita sebelum pulang untuk mencari pakan ternak.

“Saksi sempat memastikan api padam sebelum meninggalkan lokasi. Namun, sekitar pukul 20.10 Wita, ia mendapat kabar dari cucunya bahwa lahan tersebut sudah dilalap api lagi,” ujar Kade Bagus Darmawan saat dikonfirmasi, Senin 26 Oktober 2026.

Menyadari api mulai membesar dan mendekati pemukiman, saksi bersama pemilik lahan, I Ketut Puja Astawa, segera meminta bantuan Kelian Banjar Warnasari Kelod untuk meneruskan laporan ke Mako Damkar Jembrana.

Akses Sempit, Truk Damkar Tak Bisa Masuk

Proses pemadaman sempat menghadapi kendala. Akses jalan menuju lokasi yang sempit tidak memungkinkan armada truk pemadam kebakaran untuk masuk, sehingga hanya bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki.

Berkat kesigapan Regu III Damkar yang mengerahkan tiga unit kendaraan armada pemadam serta kerja sama cepat dengan warga sekitar, proses pendinginan berhasil dilakukan menggunakan sumber air alternatif di dekat lokasi.

30 Menit, Api Berhasil Dipadamkan

Hanya dalam waktu 30 menit penanganan, bara api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya tanpa merambat lebih luas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang. CAK/IJN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini