Setengah Ton Sampah Menumpuk Pasca-Antrean BBM dan Kemacetan di Gilimanuk

0
Peserta kerja bakti Gerakan Indonesia Asri berkumpul di depan SPBU Gilimanuk sebelum membersihkan sampah
Petugas dan warga kelurahan Gilimanuk menggelar aksi tanggap, melalui kegiatan kerja bakti "Gerakan Indonesia Asri" pada Selasa 20 Oktober 2026 pagi dengan menyisir sepanjang area Timbangan Cekik hingga SPBU Gilimanuk guna membersihkan sisa-sisa sampah menumpuk pasca-kemacetan. Sumber foto:Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Antrean panjang kendaraan yang membeli bahan bakar minyak (BBM) serta kemacetan arus menuju Pelabuhan Gilimanuk menyisakan persoalan lingkungan yang cukup serius. Jalur nasional Gilimanuk–Denpasar hingga area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kelurahan Gilimanuk sempat dipenuhi sampah plastik yang berserakan di sepanjang jalan.

Kerja Bakti Sampah Gilimanuk: Gerakan Indonesia Asri Sisir Timbangan Cekik hingga SPBU

Menanggapi kondisi tersebut, aksi tanggap digelar melalui kegiatan kerja bakti “Gerakan Indonesia Asri” pada Selasa 20 Oktober 2026 pagi pukul 07.30 WITA. Aksi gotong royong ini menyisir sepanjang area Timbangan Cekik hingga SPBU Gilimanuk guna membersihkan sisa-sisa sampah menumpuk pasca-kemacetan.

Kegiatan yang diawali dengan apel bersama ini melibatkan sekitar 50 personel gabungan. Aksi ini digerakkan langsung jajaran Kelurahan Gilimanuk, Kepala Lingkungan (Kaling), ketua RT, LPM, anggota Linmas, petugas kebersihan Dinas LHPKP Kabupaten Jembrana, hingga pemilik SPBU, karyawan, pedagang, dan pengelola gerai tiket terminal kargo.

Setengah Ton Sampah Plastik Terkumpul

Lurah Gilimanuk IB.Tony Wirahadikusuma menyampaikan bahwa pembersihan ini dilaksanakan atas arahan langsung Bupati Jembrana. Arahan tersebut merespons maraknya penumpukan sampah di jalur antrean kendaraan yang mengganggu kebersihan serta kenyamanan pengguna jalan nasional.

“Setelah penyisiran dan pemilahan, sampah plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai setengah ton (500 kg),” ungkapnya.

Seluruh sampah tersebut kemudian diangkut menggunakan truk sampah milik Dinas LHPKP Kabupaten Jembrana untuk dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). CAK/IJN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini