Krisis Air di Berangbang Memicu Ketegangan Antar Warga

0
14
Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana, bersama warga turun langsung ke lokasi untuk mengidentifikasi akar masalah dan mengukur sisa debit air di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Kemarau panjang yang melanda kawasan Kabupaten Jembrana memicu ketegangan antarkelompok masyarakat di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Menyusutnya debit air di Sungai Pangkung Gayung memaksa warga saling berebut aliran air bersih demi memenuhi kebutuhan harian.

​Perselisihan terjadi antara pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berangbang dan kelompok pengelola air bersih setempat. Keterbatasan volume air di titik sumber memicu aksi sepihak di lapangan, mulai dari saling buka-tutup katup hingga pembongkaran instalasi pipa milik sesama pengelola.

​Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana, I Gede Puriawan, membenarkan terjadinya keributan di kawasan hulu sungai tersebut. Pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk mengidentifikasi akar masalah dan mengukur sisa debit air.

​”Kondisi debit air memang sangat minim sehingga tidak mungkin diambil secara bersamaan. Jika dipaksa, tekanan air merosot tajam dan sebagian besar warga tidak mendapat pasokan. Hal inilah yang memicu aksi pembongkaran pipa di lapangan,” ujar Puriawan, Rabu 7 Oktober 2026.

​Langkah mendesak sangat diperlukan mengingat BUMDes Berangbang sendiri melayani sekitar 700 kepala keluarga. Tanpa regulasi yang jelas, kelangkaan air ini berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas.

​Sebagai langkah mitigasi, PDAM merancang mekanisme pembagian air berbasis sistem jadwal bergiliran. Seluruh pihak terkait dijadwalkan menghadiri rapat koordinasi pada Jumat mendatang untuk menyepakati aturan main tertulis, termasuk penetapan petugas operasional dan durasi pengaliran air.

​Langkah taktis ini diharapkan mampu meredam gesekan antarwarga sekaligus menjamin pemerataan distribusi air bersih di tengah ancaman kemarau yang masih berlangsung. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here