Rakor Gilimanuk: Sepakat Berantas Centeng Bus dan Pungli

0
18
Kelurahan Gilimanuk menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama pihak Kepolisian, TNI, Brimob, Camat Melaya, dan PT ASDP Indonesia Ferry, Rabu 16 September 2026. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kemacetan parah menuju Pelabuhan Gilimanuk akibat proyek revitalisasi dermaga MB II kian berbuntut panjang. Selain memicu kemacetan berjam-jam, melonjaknya volume kendaraan memicu aksi nekat pengemudi yang menerobos jalur pemukiman warga. Kondisi ini dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan pungutan liar (pungli) dan pengawalan jalur tikus (centeng).

Imbas diterobosnya jalur lingkungan permukiman warga mulai meresahkan. Sebuah bus dilaporkan sempat menabrak warung warga hingga rusak, sementara lalu-lalang kendaraan besar merusak tanaman, memutus kabel internet, serta menimbulkan debu dan polusi berlebih.

Guna meredam potensi gesekan antarwarga, Kelurahan Gilimanuk menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama pihak Kepolisian, TNI, Brimob, Camat Melaya, dan PT ASDP Indonesia Ferry, Rabu 16 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kepolisian menegaskan larangan keras bagi kendaraan berat melintasi gang pemukiman.

“Kendaraan besar seperti bus dan truk wajib berada di jalur utama. Jalur pemukiman hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil saat arus utama benar-benar padat,” tegas Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP I Komang Renta.

Aparat keamanan juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pungli atau modus jasa centeng.

“Tidak ada regulasi yang membenarkan pungutan atau donasi di gang. Jangan sampai ada oknum yang terjerat hukum karena memanfaatkan situasi,” tambah Komang.

Guna mempercepat penguraian antrean menuju Jawa, Port Operation Superintendent ASDP Gilimanuk, Hendra Fiannes, mengonfirmasi pihaknya terus berupaya mendatangkan kapal perbantuan.

Selain penanganan arus lalu lintas, rapat koordinasi yang dipimpin Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma bersama Camat Melaya I Putu Eko Darma Wirawan ini juga mengimbau warga agar lebih disiplin memilah sampah rumah tangga seiring kian terbatasnya kapasitas TPA Peh Kaliakah. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here