Krisis Air Jembrana Melonjak, Seribu Lebih KK Terdampak

0
50
Petugas BPBD Jembrana menyalurkan air bersih ke sejumlah titik warga terdampak, Selasa 15 September 2026. Sumber foto:Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Jembrana kian memprihatinkan. Hingga pertengahan September 2026, dampak krisis air bersih telah meluas dan mencekik sedikitnya 1.048 kepala keluarga (KK). Menanggapi kondisi kritis ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana bergerak cepat menggelontorkan bantuan hingga mencapai 408.200 liter air bersih ke berbagai wilayah terdampak.

Meskipun 18 unit bak penampungan telah dipasang di titik-titik krusial, keterbatasan tandon komersial di pasaran sempat menghambat alur bantuan. Tak hilang akal, BPBD mengambil langkah darurat dengan memanfaatan terpal sebagai wadah penampungan sementara agar pasokan air bisa langsung diakses warga.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan bahwa langkah ini diambil demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami membuat tempat penampungan darurat menggunakan terpal di beberapa titik. Yang terpenting, air yang didistribusikan bisa tertampung dan langsung dimanfaatkan oleh warga,” kata Agus Artana, Selasa 15 September 2026.

Pihaknya kini menyiagakan armada dan personel penuh, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi kemarau yang masih akan berlangsung hingga Desember mendatang. Seiring berpotensinya perluasan wilayah terdampak, warga diimbau untuk menghemat penggunaan air serta segera melapor jika pasokan di wilayahnya mulai menipis. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here