Daging Ayam Pasar Negara Tembus Rp45 Ribu, Pembeli Batasi Belanja

0
243
Ni Kadek Astriadi, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Umum Negara, Selasa 15 September 2026. Sumber foto: CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Lonjakan harga bahan pokok kembali mencekik warga Kabupaten Jembrana. Komoditas daging ayam ras mencatatkan kenaikan terparah hingga menembus Rp.43.000 sampai Rp45.000 per kilogram di Pasar Umum Negara, memicu penurunan volume pembelian dari masyarakat secara drastis.

Kenaikan harga daging ayam yang semula berada di kisaran Rp25.000 per kilogram ini berlangsung bertahap sebesar Rp2.000 hingga Rp3.000 setiap harinya dalam sebulan terakhir. Fenomena gagal panen di tingkat peternak pedaging ditengarai menjadi pemicu utamanya. Akibatnya, konsumen terpaksa membatasi jumlah belanjaan demi menghemat pengeluaran.

“Pembeli banyak yang mengeluh. Yang biasanya beli satu kilo sekarang berkurang jadi setengah kilo. Otomatis omzet saya juga turun,” ungkap Ni Kadek Astriadi, pedagang daging ayam di Pasar Umum Negara, Selasa 15 September 2026.

Kondisi serba mahal ini kian merembet ke komoditas lain. Cabai rawit ikut meroket ke angka Rp65.000 per kilogram akibat terhentinya pasokan lokal terdampak cuaca panas ekstrem. Meskipun harga bawang merah dan putih masih tergolong stabil di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram, impak melambungnya harga ayam dan cabai tetap memukul para pelaku usaha kuliner harian.

Merosotnya daya beli masyarakat dan tertekannya omzet pedagang membuat warga mendesak pemerintah segera menggelar intervensi pasar untuk menstabilkan harga serta mengamankan pasokan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here