KMP Jatra I Perkuat Ketapang–Gilimanuk, Urai Antrean Kendaraan

0
47
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menerjunkan KMP Jatra I untuk memperkuat lintasan Ketapang–Gilimanuk sejak Rabu pagi 9 September 2026. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Penanganan antrean kendaraan di jalur penyeberangan Selat Bali mendapat amunisi baru yang tergolong jumbo. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menerjunkan KMP Jatra I untuk memperkuat lintasan Ketapang–Gilimanuk sejak Rabu pagi. Langkah strategis ini diambil guna mendongkrak kapasitas angkut secara signifikan serta mengurai kepadatan kendaraan yang sempat menumpuk, terutama di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

Kehadiran KMP Jatra I menjadi sorotan utama mengingat kapasitasnya yang jauh lebih besar dibandingkan armada penyeberangan reguler di lintasan tersebut. Kapal jenis Ro-Ro berbobot 4.145 GT ini memiliki dimensi panjang 81 meter dan lebar 15,6 meter. Dengan daya angkut hingga 420 ton, Jatra I sanggup memboyong 54 kendaraan campuran sekaligus 700 penumpang dalam satu kali pelayaran.

Meski sempat keluar lintasan sejenak pada awal operasinya untuk perbaikan teknis pada ramp door (pintu kendaraan), gangguan tersebut berhasil ditangani dengan cepat. Kapal pun langsung kembali berlayar melayani para pengguna jasa.

Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Bintang Felfian, menyebut sempat mengalami gangguan saat operasional kapal tersebut. “Memang sempat keluar lintasan untuk memperbaiki ramp door. Tidak lama. Sekarang sudah masuk lagi ke lintasan,” jelas Bintang, Rabu 9 September 2026.

Kapal yang sebelumnya direlokasi dari lintasan tersibuk Merak–Bakauheni ini mulai melakukan pelayaran perdananya sejak Selasa 8 September 2026 dini hari. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menegaskan bahwa penyiagaan KMP Jatra I merupakan bagian dari pengoptimalan kapasitas operasional pelabuhan.

“Armada tambahan ini kami integrasikan dengan pola operasi yang berjalan agar pelayanan dapat semakin optimal dan arus kendaraan bergerak lebih cepat,” ungkap Media.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas di lintasan Ketapang–Gilimanuk kini terus menunjukkan tren positif. Untuk mempercepat penguraian antrean di Gilimanuk, ASDP mengerahkan sebanyak 26 kapal yang beroperasi dengan pola delapan trip. Pola TBB (Tiba, Bongkar, Berangkat) juga diterapkan secara disiplin guna memangkas durasi bongkar muat di dermaga.

Saat ini, kondisi kendaraan di Pelabuhan Ketapang dilaporkan telah normal dan tidak ada ekor antrean. Sementara itu, pantauan ketat dan penyesuaian operasional terus berlanjut di sisi Pelabuhan Gilimanuk agar arus penyeberangan dari Jawa menuju Bali kembali lancar sepenuhnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here