
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kelurahan Gilimanuk terus menggencarkan sidak penertiban Penduduk Pendatang (Duktang) di wilayahnya, Senin 13 Juli 2026. Selain Sidak Duktang, belasan petugas gabungan yang terdiri dari aparat kelurahan, Polsek Gilimanuk, Polprades, Linmas, Bhabinkamtibmas ini, juga menggelar sosialisasi dan edukasi terkait pemilahan sampah.
Sidak yanng dipimpin langsung Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk, I Nyoman Pageh Wijaya ini menyasar tiga lokasi yakni, Lingkungan Samiana, Lingkungan Arum, dan Lingkungan Asih, dengan menyisir 8 tempat kos. Sebanyak 18 Duktang yang terjaring belum memiliki Surat Keterangan Penduduk Nonpermanen (SKPN) dengan rincian, 11 laki laki dan 7 perempuan.
Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan, penertiban penduduk pendatang ini, merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali dengan target sasaran 70 rumah kos yang ada di 6 lingkungan di wilayah Gilimanuk.
“Ini kegiatan rutin kami setiap tiga bulan sekali. Sebagai bentuk penertiban dan upaya mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, khususnya penduduk pendatang yang belum melaporkan dan mendaftarkan diri di lingkungan masing masing,” ujar Tony.
Mereka yang terjaring belum memiliki SKPN, petugas membawa langsung KTP dan diminta mereka datang di Kantor Lurah, untuk mendaftar sebagai penduduk Nonpermanen. “Kami langsung daftarkan, supaya mereka tercatat dan terdata sebagai Duktang untuk mendapatkan SKPN dari Dinas terkait,” jelasnya.
Lurah Tony juga menambahkan, selain penertiban Duktang, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi terkait pemilihan sampah dari rumah tangga kepada para pemilik dan penghuni kos, terutama warga yang memiliki usaha atau UMKM.
“Sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah dari sumbernya dan pembuatan tebe modern ini terus kami gencarkan, mengingat per 1 Juli kemarin, TPA Peh sudah tidak lagi menerima sampah organik, hanya sampah anorganik dan residu. Jadi masyarakat harus mulai membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya,” tegasnya.
Dengan kegiatan rutin ini, Lurah Tony berharap, masyarakat khususnya warga Kelurahan Gilimanuk, tertib administrasi kependudukan dan turut berperan aktif menyukseskan program pemerintah terutama terkait pemilahan sampah ini. CAK/IJN

