Laka Truk vs Motor di Melaya: Ibu Tewas, Bocah Lima Tahun Kritis

0
513
Petugas Satlantas Polres Jembrana melakukan olah TKP dan evakuasi kendaraan korban kecelakaan maut di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Sabtu 30 Mei 2026 siang sekitar pukul 10.00 WITA. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Sabtu 30 Mei 2026 siang sekitar pukul 10.00 WITA. Insiden tragis ini merenggut nyawa seorang ibu rumah tangga, sementara anak balitanya yang masih berusia 5 tahun kini dalam kondisi kritis.

​Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi DK 2391 FCQ, sebuah truk trailer bernomor polisi L 9084 UR, serta satu sepeda motor misterius yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

​Peristiwa bermula saat truk trailer yang dikemudikan Setiono Mariono (47) asal Jombang, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Di jalur lurus berpenanda marka putus-putus tersebut, sepeda motor PCX yang dikendarai N. Abdulloh (30) bersama istri dan anaknya, melaju dari arah yang sama dan mencoba mendahului truk.

​Nahas, saat bersamaan, sebuah sepeda motor lain yang tidak dikenal juga mencoba mendahului. Kedua motor tersebut kemudian bersenggolan (kres).

​”Motor PCX jatuh ke arah kiri, dan penumpangnya (istri pengendara) malang terlindas ban belakang kanan truk trailer. Sementara motor yang tidak dikenal jatuh ke kanan dan langsung kabur meninggalkan TKP,” ujar Kompol Suarmadi.

​Dampak dari kecelakaan tersebut sangat fatal bagi keluarga asal Jember, Jawa Timur ini. ​Istri pengendara (Identitas belum diketahui), meninggal dunia (MD) seketika di lokasi kejadian akibat luka berat. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSU Negara.

Sedangkan anak korban Ahmad Zio Langeng Pradana (5), mengalami luka sangat parah. Bocah malang ini ditemukan dalam kondisi pingsan, wajah lecet-lecet, dan pergelangan tangan kirinya remuk. Saat ini korban sedang berjuang melewati masa kritis di RSU Negara setelah dirujuk dari Puskesmas Melaya.

​Sementara N. Abdulloh (Pengendara) berhasil selamat dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka ringan, namun harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sang istri.

​Sementara itu, pengemudi truk trailer dilaporkan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Kasus kecelakaan maut ini kini telah dilimpahkan dan ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memburu pengendara motor misterius yang kabur. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here