
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Selat Bali pada Senin 11 Mei 2026 malam memicu insiden mencekam di dalam dek KMP Agung Samudra IX. Kapal motor penumpang yang tengah berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan LCM Gilimanuk tersebut diterjang gelombang tinggi, yang mengakibatkan muatan kendaraan di dalamnya saling berbenturan hebat.
Guncangan dahsyat yang terjadi sekitar 1,5 mil dari dermaga tujuan membuat barisan kendaraan logistik tak kuasa menahan momentum. Akibatnya, lima unit truk jenis Colt Diesel mengalami kerusakan serius pada bagian bak setelah terlibat insiden “senggolan” beruntun di ruang muat kapal.
Berdasarkan data yang dihimpun, seluruh kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan pengangkut komoditas pangan.
Kapal yang dinakhodai oleh Kusman ini diketahui mengangkut total 27 unit armada (truk besar, truk sedang, dan trailer) serta 33 penumpang. Saat melakukan manuver ambil haluan di sekitar area mercusuar, ombak besar tiba-tiba menghantam lambung kapal.
“Benar kejadian tersebut. Kerusakan terjadi pada lima unit bak kendaraan truk akibat benturan saat kapal diterjang ombak. Fokus kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa, dan syukur semuanya nihil (korban),” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, Selasa 12 Mei 2026.
Pihak otoritas memastikan bahwa insiden ini telah ditangani oleh asuransi Jasa Raharja Putra untuk proses ganti rugi materil. Meski sempat diwarnai kepanikan akibat benturan kendaraan, situasi penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk dilaporkan tetap berjalan kondusif hingga saat ini. CAK/IJN

