Kenalkan Curik Bali, TNBB Gelar Visit to School Sasar Sekolah Dasar

0
20
Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah 1 Jembrana Taman Nasional Bali Barat (TNBB) menggelar program visit to school di Sekolah Muhammadiyah Sang Surya, untuk mengenalkan dan edukasi berbagai macam burung, khususnya Curik Bali, Selasa 5 Mei 2026. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com| JEMBRANA – Sejak usia dini, anak-anak di daerah penyangga Taman Nasional Bali Barat (TNBB) sudah dipersiapkan menjadi garda terdepan pelestari alam. Pada Selasa 5 Mei 2026. Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Jembrana menggelar program Visit to School di Sekolah Muhammadiyah Sang Surya dengan misi khusus, mengenalkan sang ikon, Curik Bali.

Kepala SPTN Wilayah I Jembrana, Isai Yusidarta, menegaskan bahwa edukasi ini menyasar siswa kelas 1 hingga 6 SD. Menurutnya, anak-anak ini bukan sekadar penonton, melainkan calon penerus yang akan memegang tongkat estafet konservasi.

“Mereka tinggal, bermain, dan tumbuh di daerah penyangga. Interaksi mereka dengan satwa liar, terutama Curik Bali, terjadi setiap hari. Maka, wajib hukumnya bagi mereka untuk mengenal dan memahami lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Isai, Rabu 6 Mei 2026.

Program ini dirancang secara interaktif, menggabungkan teori di dalam kelas dengan praktik langsung di lapangan. Beberapa poin utama edukasi ini diantaranya teknik pengamatan, siswa diajarkan cara menggunakan binokuler dan monokuler dengan benar. Identifikasi satwa, melalui sketsa gambar, siswa belajar mengenali detail morfologi burung.

Selain itu, mereka juga diajarkan pengenalan pakan alami Curik Bali seperti ulat (maggot), jangkrik, dan pisang serta langsung praktik penggunaan bird hide (tempat persembunyian) agar pengamatan tidak mengganggu aktivitas alami burung di habitatnya.

Kegiatan ini sejalan dengan definisi Taman Nasional sebagai ekosistem asli yang dikelola untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan penelitian. Dengan memberikan bekal pendidikan lingkungan hidup sejak dini, TNBB berharap keberlanjutan kawasan dan kelestarian satwa yang dilindungi dapat terus terjaga di tangan generasi masa depan.

Melalui teropong dan rasa ingin tahu yang tinggi, para siswa Sang Surya kini tidak hanya melihat Curik Bali sebagai burung biasa, melainkan sebagai warisan alam yang harus mereka lindungi selamanya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here