
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana, pada Kamis 22 Oktober 2026 pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Seorang pekerja pabrik tewas di tempat usai sepeda motor yang dikendarainya diduga mengalami Out of Control (OC) dan menghantam tiang telepon di bahu jalan.
Korban diketahui bernama Nuril Ramadani (21) seorang karyawan pabrik Mitra Prodin yang berlokasi di Desa Penyaringan, Mendoyo. Pemuda asal Desa Kedungsari, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut menghembuskan napas terakhir di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat luka berat di bagian kepala.
“Iya itu temen saya kerja di Mitra Prodin,” ungkap Fitri, rekan korban, saat dikonfirmasi, Kamis sore.
Kronologi Kecelakaan Maut di Banjar Sebual, Dangin Tukadaya
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario berpelat nomor DK-6463-GBK dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur (Denpasar) untuk berangkat bekerja.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya. Motor kemudian bergerak liar ke arah kiri keluar dari badan jalan hingga menabrak tiang telepon yang berada di bahu jalan sebelah kiri,” terang AKP I Wayan Sugianta.
Motor Korban Rusak Parah, Polisi Imbau Pengguna Jalan Berhati-hati
Benturan keras tersebut tak hanya mengakibatkan korban meninggal dunia seketika dengan luka robek serius di kepala, tetapi juga merusak parah kendaraan yang dikemudikannya. Sepeda motor korban mengalami kaca depan pecah, skok depan bengkok, serta kap bagian depan hancur.
Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut telah ditangani oleh Satlantas Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut. Kepolisian juga kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta mengontrol kecepatan saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan di pagi hari. CAK/IJN

