Puntung Rokok Picu Kebakaran Kebun di Pohsanten

0
Petugas damkar memadamkan kebakaran kebun di Pohsanten Mendoyo
Petugas damkar berjibaku memadamkan kebakaran lahan kebun milik warga bernama I Wayan Sudiana (62) di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Selasa 13 Oktober 2026 siang. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA — Kelalaian membuang puntung rokok sembarangan kembali memicu musibah kebakaran. Lahan kebun milik warga bernama I Wayan Sudiana (62) di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, ludes terbakar pada Selasa 13 Oktober 2026 siang.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Jembrana membutuhkan waktu hingga dua jam serta menggelontorkan sebanyak 13.000 liter air untuk menjinakkan si jago merah.

Kebakaran Kebun Pohsanten Bermula dari Puntung Rokok

Kasi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 10.00 WITA saat buruh kebun sedang melakukan pembersihan lahan. Tanpa disadari, buruh tersebut membuang puntung rokok yang masih menyala di area kebun.

“Sempat terlihat ada kobaran api awal, tetapi buruh sempat memadamkannya dengan alat seadanya. Sayangnya, bara api rupanya belum sepenuhnya padam,” ujar Kade Bagus Darmawan, dikonfirmasi Rabu 14 Oktober 2026.

Sekitar pukul 12.00 WITA, ketika para pekerja tengah beristirahat untuk makan siang, api kembali berkobar dan dengan cepat membesar akibat menyambar semak belukar kering di lokasi. Melihat kobaran api yang kian tak terkendali, pekerja segera menghubungi pemilik kebun untuk meminta bantuan Regu Damkar Jembrana.

Regu 2 Damkar Bergerak Cepat ke Lokasi

Laporan diterima petugas pada pukul 12.41 WITA. Menanggapi laporan tersebut, Regu 2 Damkar Jembrana bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan tiba dalam waktu 15 menit.

“Kami mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran, termasuk armada penembak Hino dan armada tangki penyuplai. Total air yang dihabiskan untuk proses pemadaman dan pendinginan mencapai 13.000 liter,” jelas Kade Bagus.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil signifikan dalam peristiwa ini. Namun, pihak Damkar Jembrana mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area vegetasi kering yang mudah terbakar. CAK/IJN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini