{"id":8810,"date":"2025-09-08T20:47:36","date_gmt":"2025-09-08T12:47:36","guid":{"rendered":"https:\/\/infojembrana.com\/?p=8810"},"modified":"2025-09-08T20:47:37","modified_gmt":"2025-09-08T12:47:37","slug":"pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/","title":{"rendered":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>\u200bJembrana.com | JEMBRANA &#8211; <\/strong>Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bMenurut Kepala BKPSDM Jembrana, Siluh Ketut Natalis Semaradani, pemecatan IKH belum bisa dilakukan karena Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana berencana mengajukan banding. &#8220;Kami masih menunggu hasil inkracht karena informasinya jaksa mau banding,&#8221; jelas Siluh. Ia menambahkan bahwa IKH telah diberhentikan sementara sejak ditetapkan sebagai tersangka, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Selama masa pemberhentian sementara ini, IKH masih menerima 50 persen dari penghasilan terakhirnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bKasus ini belum berkekuatan hukum tetap setelah jaksa penuntut umum (JPU) juga mengajukan banding. Kasi Pidana Umum Kejari Jembrana, I Wayan Adi Pranata, mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pasal yang digunakan oleh majelis hakim dan tuntutan jaksa. &#8220;Kami mengajukan banding karena ada perbedaan pasal yang digunakan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bSebelumnya, jaksa menuntut IKH dengan Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Meskipun putusan hakim sama-sama menjatuhkan vonis 15 tahun penjara dan denda Rp100 juta, perbedaan pasal ini menjadi alasan bagi jaksa untuk melanjutkan proses hukum.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bKasus ini berawal dari kisah pilu seorang anak berusia 15 tahun yang dititipkan oleh ayahnya kepada IKH, yang tak lain adalah sepupunya sendiri, sejak tahun 2022. Sejak akhir 2023, IKH mulai mencabuli korban secara berulang kali, memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat istrinya bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bPerbuatan bejat ini terus berlanjut hingga pertengahan tahun 2024. Puncaknya, pada Januari 2025, korban melahirkan seorang bayi di kamar mandi rumah IKH. Meskipun awalnya korban bungkam, kecurigaan keluarga muncul karena wajah sang bayi sangat mirip dengan IKH. Setelah terungkap, kasus ini pun dilaporkan ke Polres Jembrana dan diproses hingga ke pengadilan. <strong>CAK\/IJN<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200bJembrana.com | JEMBRANA &#8211; Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8811,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[324],"tags":[970,124,2055,1954],"class_list":{"0":"post-8810","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kabjembrana","8":"tag-infojembrana","9":"tag-jembrana","10":"tag-oknum-pns","11":"tag-pencabulan-anak"},"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 4.9.10 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Admin Info Jembrana\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"XifSSdyxtp_Id3xG3brsu2R8gBKZO-GoSESDS3FEgxE\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 4.9.10\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Info Jembrana -\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-08T12:47:36+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-08T12:47:37+00:00\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana\",\"headline\":\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/DB945389-0CB0-486A-91EE-E688EC146F91-1.png\",\"width\":1024,\"height\":1536,\"caption\":\"Sumber Foto : Ilustrasi\\\/IJN\"},\"datePublished\":\"2025-09-08T20:47:36+08:00\",\"dateModified\":\"2025-09-08T20:47:37+08:00\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kab. Jembrana, infojembrana, jembrana, OKNUM PNS, PENCABULAN ANAK\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/category\\\/kabjembrana\\\/#listItem\",\"name\":\"Kab. Jembrana\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/category\\\/kabjembrana\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kab. Jembrana\",\"item\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/category\\\/kabjembrana\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#listItem\",\"name\":\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/category\\\/kabjembrana\\\/#listItem\",\"name\":\"Kab. Jembrana\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/#organization\",\"name\":\"Info Jembrana\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/\",\"name\":\"Admin Info Jembrana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f37763480c2b6b1d9e41e55eff37d3adc079734f0ceffd12c315ed9df7157c95?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Admin Info Jembrana\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/\",\"name\":\"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana\",\"description\":\"\\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \\u200bMenurut Kepala BKPSDM\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/DB945389-0CB0-486A-91EE-E688EC146F91-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#mainImage\",\"width\":1024,\"height\":1536,\"caption\":\"Sumber Foto : Ilustrasi\\\/IJN\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/08\\\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-09-08T20:47:36+08:00\",\"dateModified\":\"2025-09-08T20:47:37+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/\",\"name\":\"Info Jembrana\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/infojembrana.com\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana","description":"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM","canonical_url":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"XifSSdyxtp_Id3xG3brsu2R8gBKZO-GoSESDS3FEgxE","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#blogposting","name":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana","headline":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht","author":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/author\/admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/infojembrana.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/DB945389-0CB0-486A-91EE-E688EC146F91-1.png","width":1024,"height":1536,"caption":"Sumber Foto : Ilustrasi\/IJN"},"datePublished":"2025-09-08T20:47:36+08:00","dateModified":"2025-09-08T20:47:37+08:00","inLanguage":"en-GB","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#webpage"},"articleSection":"Kab. Jembrana, infojembrana, jembrana, OKNUM PNS, PENCABULAN ANAK"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/infojembrana.com","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/#listItem","name":"Kab. Jembrana"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/#listItem","position":2,"name":"Kab. Jembrana","item":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#listItem","name":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#listItem","position":3,"name":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/#listItem","name":"Kab. Jembrana"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/#organization","name":"Info Jembrana","url":"https:\/\/infojembrana.com\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/author\/admin\/#author","url":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/author\/admin\/","name":"Admin Info Jembrana","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f37763480c2b6b1d9e41e55eff37d3adc079734f0ceffd12c315ed9df7157c95?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Admin Info Jembrana"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#webpage","url":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/","name":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana","description":"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM","inLanguage":"en-GB","isPartOf":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/author\/admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/author\/admin\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/infojembrana.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/DB945389-0CB0-486A-91EE-E688EC146F91-1.png","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#mainImage","width":1024,"height":1536,"caption":"Sumber Foto : Ilustrasi\/IJN"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/#mainImage"},"datePublished":"2025-09-08T20:47:36+08:00","dateModified":"2025-09-08T20:47:37+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/infojembrana.com\/#website","url":"https:\/\/infojembrana.com\/","name":"Info Jembrana","inLanguage":"en-GB","publisher":{"@id":"https:\/\/infojembrana.com\/#organization"}}]},"og:locale":"en_GB","og:site_name":"Info Jembrana -","og:type":"article","og:title":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana","og:description":"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM","og:url":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/","article:published_time":"2025-09-08T12:47:36+00:00","article:modified_time":"2025-09-08T12:47:37+00:00","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht - Info Jembrana","twitter:description":"\u200bJembrana.com | JEMBRANA - Nasib IKH (49), seorang oknum PNS di Pemkab Jembrana, kini berada di ujung tanduk. Setelah divonis 15 tahun penjara atas perbuatan bejatnya menghamili anak asuh, status kepegawaiannya terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Namun, proses pemecatan ini masih menunggu keputusan hukum yang berkekuatan tetap atau inkracht. \u200bMenurut Kepala BKPSDM"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"8810","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-09-08 12:47:37","updated":"2025-09-08 13:02:10","seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/infojembrana.com\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/\" title=\"Kab. Jembrana\">Kab. Jembrana<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/infojembrana.com"},{"label":"Kab. Jembrana","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/category\/kabjembrana\/"},{"label":"Pemecatan Oknum PNS Cabuli Anak Menunggu Putusan Inkracht","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2025\/09\/08\/pemecatan-oknum-pns-cabuli-anak-menunggu-putusan-inkracht\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8810"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8812,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8810\/revisions\/8812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}